KOMED : Bersama Warganya Rayakan Milad Ketiga & Halal Bihalal

Cover Milad Komed

Kabarmancing.com, Sawangan, Depok -  Bulan Juni adalah bulan penuh arti dan makna bagi komunitas Mancing Empang Depok yang disingkat KOMED. Ya, di bulan tersebut adalah hari lahirnya yang jatuh setiap tanggal 6 Juni. Namun, perayaan Milad ini baru bisa dilaksanakan di bulan Agustus sekaligus menggelar kegiatan Halal Bihalal sambil mancing bareng.

    Milad Komed 6Untuk merayakan hari jadinya yang ketiga, anggota KOMED yang tergabung di grup facebook melakukan mancing bersama di Pemancingan Setu Playangan, Jalan Raya Abdul Wahab, Gang Enam, Cinangka, Depok, Sabtu, 19 Agustus 2017 kemarin. Hari itu penuh suka cita Warga KOMED (sebutan bagi anggotanya) meramaikan Setu Playangan dengan suasana hangat, canda dan senda gurau. Ya, umurnya menginjak di tahun ketiga, masih tetap eksis, terus melaju untuk menjadi terbaik diantara komunitas mancing lainnya.

    Milad Komed 9Allan Wicaksono (Ketua KOMED) dalam penjelasannya kepada kabarmancing.com, dengan kegiatan ini diharapkan KOMED semakin mantap, kuat, solid, tetap semangat dalam melakukan kegiatan mancing. Di usianya ketiga ini pun sudah 3000 orang bergabung, namun lanjut Allan hanya 175 warganya aktif mengikuti kegiatan mancing yang digelar.

    Lomba yang dimulai jam 9 pagi sampai jam 4 sore, setiap anggota dikenakan biaya Rp 400 ribu per lapak 2 joran termasuk makan siang. Otomatis dengan biaya terjangkau, banyak Warga KOMED menunggu antrian siapa tahu ada yang mundur. Hingga Hari H tidak ada satu pun warganya membatalkan dan lapak dinyatakan full. ”Ada Warga KOMED rela bayar padahal ia cadangan, jika ada yang batal ia isi. Tapi di hari itu ngga ada yang kosong uangnya pun kami kembalikan,” ujar Allan akan antusias warganya itu.

Allan Wicaksono (kiri) serahkan doorprize ril

Allan Wicaksono (kiri) serahkan doorprize ril

    KOMED yang berdiri 2014 lalu, namanya mulai berkibar. Ini disebabkan aktifnya Warga KOMED mengikuti kegiatan-kegiatan mancing antar grup atau sparing yang diselenggarakan komunitas atau grup mancing dan kerap ikut berpartisipasi. Dengan aktifnya komunitas ini namanya semakin dikenal di kancah pemancing pelampungan ikan mas. Di perayaan Milad ketiga hari Sabtu itulah mancing bareng berjalan lancar yang didukung beragam sponsor dan donatur seperti Umpan Djempol, Tabhga Pemancingan, Umpan Super Sprint dan Eynoa Fishing. Para sponsor ada memberikan dalam bentuk uang dan barang. Dalam bentuk barang, ada korang, joran, ril, topi dan lainnya yang membuat hari itu banyak sekali doorprize.

Allan dan Bogeng (kanan)   salah satu pendiri Komed

Allan dan Bogeng (kiri) salah satu pendiri KOMED

 

Potong tumpeng

    Sebelum mancing dimulai diadakan potong tumpeng, sebagai rasa syukur kepada yang Allah SWT hingga KOMED sampai hari ini tetap kokoh. Pemotongan tumpeng dilakukan Allan dan membagikannya kepada Bogeng dan Latief sebagai pendiri.

Doorprize joran

Peserta (kiri) menerima doorprize joran

    Pada intinya dalam kata sambutan, Allan mengingatkan warganya tetap jaya, eksis ke depannya dan memperkuat tali silahturahmi antar warga. Itulah diharapkan sang ketua. Selanjutnya lomba dimulai hingga batas waktu jam 4 sore.

    Jalannya lomba penuh semangat, Seluruh Warga KOMED enjoy melakukan aktifitas mancingnya. Untuk menambah semangat pembagian doorprize dimulai secara bertahap. Sementara itu Allan memberitahu jumlah ikan turun 450 kg rame dan 50 kg induk, ada pula ikan balap 62 ekor @ Rp 10 ribu per ekor. Aturan lombanya dilarang pakai pellet, umpan yang digunakan umpan kuning dan putih, menggunakan pelampungan dilarang glosor, maksimal 3 mata kail, dilarang bom (dilempar tangan) maupun bandul, dilarang meracuni lapak tetangga ‘kiri, kanan, seberang’, dan tidak ada juara ganda dalam 1 lapak (untuk ikan babon).

Juara Induk Komed

Dari kiri ke kanan : Juara Induk Terberat 2, 3 dan 4  

    Jelang siang lapak kiri dan kanan sudah merasakan strike ikan rame dan induk. Juara pertama sementara 4 jam lomba berlalu masih dipegang Komeng asal lapak 07 dengan bobot ikan 4,35 kg. Peserta yang pertama narik induk ada di lapak 37 atas nama Ara Bait dengan berat 2,80 kg. Karena ini fun, sesama Warga KOMED tidak ada serius semuanya penuh canda tawa. Ya, hari itu semuanya senyum, tertawa dan gembira hingga lomba disudahi jam 4 sore. Dari 18 ekor induk diturunkan hingga jam 4 sore terangkat 12 ekor dari beragam ukuran berat. Tak terasa 7 jam Warga KOMED berjuang untuk menarik ikan di kolam, namun waktu jualah harus mengakhiri.

Juara Total Komed

Dari kiri ke kanan : Juara Total A dan B 

    Akhirnya pun terjawab siapa sang juaranya. Keluar sebagai juara pertama Komeng Saja dari lapak 07 dengan berat ikan 4,35 kg. Keberhasilan Komeng bukanlah kesenangan untuk dirinya sendiri namun untuk kesenangan bersama dengan Warga KOMED. Sukses untuk KOMED.(rambe/foto:dok.kabarmancing.com/komed)

  • Induk 1 / Komeng Saja feat Friend / Lapak 7 / 4,35 Kg / Rp 2 Juta
  • Induk 2 / Kang Ito-Slamet Heriawan / Lapak 59 / 3,25 Kg / Rp 1,5 Juta
  • Induk 3 / Jimmy Setiady feat Friend / Lapak 52 / 3,15 Kg / Rp 1 Juta
  • Induk 4 / Cang Latief-Deden / Lapak 21 / 3,00 Kg / Rp 750 Ribu
  • Total Wil.A / Arief Argi feat Friend / Lapak 30 / 45 Ekor / Rp 400 Ribu
  • Total Wil.B / Kang Ried feat Friend / Lapak 40 / 64 Ekor / Rp 400 Ribu 

 

Usai Lomba, Pelipis Mata Allan Tertancap Kail

Allan 2Usai lomba, ada sedikit insiden. Ya, Allan Wicaksono di pelipis mata kirinya tertancap kail yang hampir mengenai bola mata. Allan menceritakan kronologisnya kepada kabarmancing.com, “Kejadiannya begitu cepat. Usai lomba saya membagikan stiker KOMED ke setiap lapak. Di lapak 55 saya menunduk untuk meletakkan stiker, si pemancing di depannya itu tidak tahu kalau saya di belakangnya, kemudian terjadilah insiden. Kami sama-sama tidak mengetahuinya, kejadiannya sangat cepat,” kenang Allan ketika itu.

    “Pasca kail tertancap di pelipis mata, pertolongan pertama datang, mata kail dipotong dengan tang yang dibantu Ketua JFC Ciputat, Om Abel. Sepuluh menit kemudian saya langsung ke klinik terdekat untuk penanganan lebih dari tim medis agar tidak infeksi. Alhamdulillah tidak terjadi apa-apa dengan mata saya,” lanjutnya.

    Hingga berita ini diturunkan kondisi beliau sudah sehat, tidak terjadi sedikit pun pada mata kirinya. Allan pun memberikan saran agar lebih berhati-hati saja di saat melempar pancing, pastikan di belakang tidak ada orang lain. Kini Allan bisa beraktifitas kembali. Tetap semangat Om Allan.(rambe/foto:dok.komed)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply