Komunitas Tukang Mancing : Cingreng Perdana ‘Satu Hobi Tak Mengenal Kasta’

KTM

Kabarmancing.com, Bekasi Timur – Nama komunitasnya Tukang Mancing dan yang pasti semua orang yang tergabung disitu maniak mancing. Itulah kenapa dinamakan Komunitas Tukang Mancing (KTM). Sejak berdiri tahun 2017 lalu, baru kali ini Tukang Mancing menggelar mancing bareng (cingreng) bersama seluruh anggotanya yang tergabung di grup facebook.

    KTM 2Ya, Minggu, 11 Februari 2018 kemarin, KTM menggelar cingreng pertama yang berlangsung di Pemancingan Ipul, Perumahan Pondok Timur Indah, Bekasi Timur. Dengan mengambil tema ‘Cingreng Perdana Komunitas Tukang Mancing’ hari itu 54 lapak terisi penuh.

    KTM 1Mang Bohay salah satu pendiri Tukang Mancing yang ditemui kabarmancing.com pun memberitahu, kegiatan cingreng ini sejak berdiri 2017 lalu baru bisa terlaksana di 2018. Pasalnya, kesibukan dari anggota dan pendiri KTM yang membuat cingreng tidak pernah terealisasi, namun lanjut Bohay, walaupun belum pernah cingreng tapi KTM selalu ikut jika ada event mancing yang diadakan komunitas mancing di Jabodetabek.

    KTM 3Sejak terbentuknya KTM dengan slogan ‘Satu Hobi Tak Mengenal Kasta’ anggotanya pun kian bertambah dan kini sudah mencapai 600 lebih anggota yang tersebar di sebagian wilayah Indonesia. “Tukang Mancing berdiri untuk mewadahi para pemancing agar dapat menyalurkan hobinya dengan saling bertukar pengalaman dan berbagi ilmu mancing. Yang bergabung di KTM pemancingnya beragam ada yang suka mancing kolam, uncal gabus, casting toman, laut dalam, pasiran, danau maupun rawa, barramundi, cari betok, mujaer, patin. Pokoknya kumpul semua disini. Karena itulah kami ramu jadi satu dan semua teknik mancing ada di KTM,” ujar Bohay didampingi Roi Andika.

Mang Bohay

Mang Bohay (kiri) dan Roi Andika (tengah) selaku pendiri Komunitas Tukang Mancing serahkan doorprize dari Umpan Pelangi

    Ada 4 orang pendiri KTM, Mang Bohay sendiri, Roi Andika, Dayat Aza dan Jhiemoenk. Keempat orang inilah sebagai penggerak komunitas tersebut. Dan hari Minggu itu, dengan tiket Rp 250 ribu perlapak satu joran setiap peserta mendapatkan cuma-cuma satu kaos KTM dan makan siang. Selain itu ada pula dukungan sponsor di kegiatan ini antara lain dari Umpan Pelangi, Umpan Djempol, SS Fishing Apparel, Umpan Jawara, Umpan ZN, Umpan Cumbers, BajupromosiShop dan media partner kabarmancing.com

BajupromosiShop

Kusmanto (kiri) dari BajupromosiShop serahkan doorprize kaos kepada peserta

 

Ikan galau

    Kondisi cuaca yang cerah di langit Bekasi membuat seluruh anggota hadir menyambut antusias dan semangat saat lomba dimulai. Cingreng perdana KTM berjalan mulus dan lancar dari pagi sampai sore. Namun ujar Bohay, kondisi ikan tampaknya lagi galau. Ada beberapa lapak yang dapat ikan ada juga tidak dapat sama sekali. Tetapi inilah disebut mancing, tidak selamanya pemancing dapat ikan, di kala lagi hoki ikan banyak tergaet, jika hoki kurang bagus ikan seekor pun tidak dapat alias zonk. Pemancing sejati tahu betul akan hal tersebut.

Kang Ito (kanan)

Juara Induk 1 menerima hadiah dari Kang Ito (kanan)  

    Turun ikan hari itu jumlahnya 150 kg rame dan super 20 kg yang diturunkan bertahap dari pagi sampai siang hari. Ada pula ikan balap 100 ekor senilai @ Rp 5 ribu. Lomba yang dimulai jam 9 pagi sampai jam 4 sore, peserta yang tampak enjoy terus berusaha menggaet ikan-ikan rame dan super. Di sela acara Bohay dan Roi mulai membagikan doorprize, ada kaos, produk umpan, topi dan lainnya yang terus bergulir sampai habis bagi peserta beruntung.

    Jelang sore ikan masih galau, namun peserta masih terus berusaha mengejar ikan-ikan yang wara wiri, siapa tahu menjelang usai bisa meniban juara pertama sementara. Di menit-menit terakhir akan usai panitia mulai menghitung setiap lapak untuk mencari pemenang ikan prestasi kiri kanan. Dan jam 4 sore Cingreng Perdana KTM pun usai. Keluar sebagai juara pertama JK dari lapak 52 dengan bobot ikan 1,685 kg.

Para juara KTM

Dari kiri ke kanan : Roi Andika dan Mang Bohay serahkan hadiah kepada Juara Induk 2, Induk 3 dan Juara Total Genap dan Ganjil

    “Cingreng perdana usai sudah dan akan berlanjut di cingreng berikutnya yang rencananya kami adakan 3 bulan sekali. Nantinya bukan hanya di empang saja kegiatan KTM, bisa di laut, bagan, danau dan lainnya. Usulan ini pun disambut positif para anggota KTM,” ujar Bohay yang diiyakan Roi di akhir acara. Sukses untuk Komunitas Tukang Mancing.(rambe/foto:dok.kabarmancing.com)

  • Induk 1 / JK / Lapak 52 / 1,685 Kg / Rp 1 Juta
  • Induk 2 / Pak Guru / Lapak 01 / 1,540 Kg / Rp 800 Ribu
  • Induk 3 / Ayong / Lapak 07 / 1,395 Kg / Rp 600 Ribu
  • Total Genap / Erick Angler / Lapak 19 / 23 Ekor / Rp 250 Ribu
  • Total Ganjil / Kojek / Lapak 05 / 19 Ekor / Rp 250 Ribu
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply