Lio Graha : Ada Kolam Besar & Kecil Untuk Lomba Pelampungan Mas

Lio Graha 23

Kabarmancing.com, Bintaro, Tangerang – Pemancingan ini sudah lama berdiri namun sempat vakum 5 tahun. Di tahun 2011 Pemancingan Lio Graha kembali dibuka. Sontak para penggemar mancing di Lio Graha begitu tahu buka punkembali menyambangi. Itulah sekelumit tentang kolam pancing ini.

    Lokasinya yang berada di wilayah Bintaro tepatnya Jalan Lio Garut, namanya sejak dulu dikenal pemancing karena usianya cukup lama. Untuk menuju kesana kabarmancing.com berbekal google maps dan sampai di lokasi. Selanjutnya melangkahkan kaki masuk ke dalam area kolam pancing. Saat itu Lio Graha di kolam lomba ukuran besar sedang disewa oleh sebuah komunitas mancing dan suasananya tampak ramai. Setelah berkenalan dengan pemilik kolam bernama Suyatno, beliau dengan senang menceritakan sejak kapan Lio Graha berdiri.

Kolam A jumlah lapak 50

Kolam A jumlah lapak 50

    Ya, sejak tahun 1999 Lio Graha sudah ada. Tetapi dulu posisi kolamnya bukan di tempat sekarang melainkan ada di depan jalan atau disebrang kolam yang ada sekarang. Saat Lio Graha buka, banyak sekali para pemancing menyambangi. Seiring berjalannya waktu, tahun 2006 lahan yang menempati Lio Graha diambil alih pemiliknya dan sejak itulah tutup dan vakum selama 5 tahun.

     Kemudian Yatno mulai mencari lokasi yang pas untuk menggantikan lokasi yang lama. Untung saja di depan kolam lama ada lahan kosong dan ia membelinya seluas 2200 meter. Lalu ia membangunnya secara bertahap hingga berdiri lagi. Selama pembangunan itu hingga usai di 2011 Lio Graha kembali buka di lokasi baru. Namun kata Yatno kala itu para membernya di kolam lama sudah mencar alias pindah ke pemancingan lain di wilayah Jakarta Selatan. Otomatis Yatno kehilangan kontak dan mulai dari nol lagi.

Kolam A bisa disewa

Kolam A bisa disewa

    “Ada sebagian member saya yang dulu ketika mendengar Lio Graha buka lagi mampir dan mancing disini. Kemudian ia mengajak rekan-rekannya untuk datang. Alhamdullilah dari tahun ke tahun mulai ramai lagi,” ujarnya menjelaskan kondisi kolamnya sekarang. Pasca menceritakan perjalanan Lio Graha kemudian beliau mengajak kabarmancing.com untuk melihat ketiga kolam yang difungsikan. ”Itu yang lagi disewa saya fungsikan untuk kolam lomba dan yang diatas kolam ukuran kecil juga untuk lomba, hanya jadwal lombanya saja beda dan satu lagi di ujung sana ada kolam harian untuk ikan mujair dan mas,” katanya sambil menunjuk ketiga kolam tersebut.

    Untuk melihat dari dekat, Yatno mengajak ke Kolam A untuk lomba yang ukurannya luas sekali panjangnya 37,5 meter dan lebar 18 meter. Selain difungsikan untuk lomba pelampungan ikan mas juga bisa disewa untuk umum. Untuk penjabarannya, Kolam A punya lapak 50 dengan jarak antar lapak 1,5 meter. Jadwal lomba, Selasa dan Minggu. Untuk Selasa tiket bervariasi dari Rp 170 ribu s/d Rp 200 ribu untuk 1 joran yang dimulai dari jam 10 pagi sampai jam 4 sore. Sedangkan hari Minggu tiket berlaku antara Rp 250 ribu s/d Rp 300 ribu untuk 2 joran dan jam main sama dengan Selasa.

    Lio Graha 5“Umpan dilarang ongol-ongol, ngebom dan essen. Maksimal mata kail 3. Aturan sewa di Kolam A minimal 3 kuintal ikan rame dan super 50 kg. Tidak ada tarif sewa namun sifatnya sukarela untuk kebersihan dan panitia kolam,” terang Yatno. Selanjutnya ada Kolam B ukuran kecil 11 x 20 meter. Lapak tersedia 30 dengan jadwal Jumat sore jam 2 siang sampai jam 5 sore dengan tiket Rp 150 ribu s/d Rp 170 ribu untuk satu joran dan Sabtu jam 10 pagi sampai jam 5 sore dengan tiket Rp 200 ribu juga satu joran. Dari kedua kolam itu Kolam A dan B untuk kategori juara berdasarkan ikan terberat 1 ,2, 3 dan juara 4 (tiket Rp 300 ribu) serta 1 orang masing-masing total wilayah A dan B yang dihitung ikan perekor bukan ditimbang. “Untuk besarnya hadiah di Kolam A dan B tergantung banyak peserta yang hadir,” jelas Yatno. Kemudian kolam terakhir ada Kolam Harian ikan mujair dan mas ukurannya 8 x 20 meter dengan jumlah lapak 16.

Kolam B lapak 30

Kolam B jumlah lapaknya 30

    Dengan hadirnya kembali Lio Graha, dari mulut ke mulut pemancing mulai berdatangan dan merasa puas mancing disini ditambah lagi pelayanannya maksimal. Ya, Yatno bukanlah orang baru di usaha pemancingan, beliau sudah 20 tahun lebih terjun di bisnis ini dan tahu betul seluk beluk mengelola kolam pancing. Sebab itulah banyak orang lama datang dan wajah-wajah baru pun muncul untuk menjajal dan hasilnya wajah baru ini kembali mengajak rekan-rekannya hingga Lio Graha mulai bangkit lagi.

    Fasilitasnya dari pantauan kabarmancing.com tersedia toilet, musholla dan kantin yang menyediakan beragam minuman, makanan ringan dan lauk pauk untuk pemancing. Ada pula 2 saung di sekitaran kolam yang fungsinya jika membawa keluarga bisa duduk santai sambil menikmati menu di Lio Graha dengan ukuran saungnya lumayan besar serta lahan parkir motor dan mobil yang memadai.

    Penasaran ingin datang dan mengikuti lomba di Kolam A atau B silahkan saja dan segera hubungi panitia kolam. Selamat memancing.(rambe/foto:dok.kabarmancing.com)

Pemancingan Lio Graha
Jalan Lio Garut No.35, Pondok Kacang Baru,
Pondok Aren, Tangerang Selatan (Masuk dari Samping Salon Beben)
Telp : 0815 – 804 0413  

example banner

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply