Situ Janggala : Udaranya Sejuk. Ada Kilo Gebrus & Kilo Angkat

Janggala

Kabarmancing.com, Kuningan, Jawa Barat – Dari namanya saja orang pasti mengira itu situ atau danau. Ya, Situ Janggala adalah sebuah situ besar seluas satu hektar yang berada di Desa Panawuan, Kecamatan Cigande Mekar, Kuningan, Jawa Barat. Di Situ Janggala inilah difungsikan menjadi kolam pemancingan ikan mas dengan cara dibendung.

    Janggala 5Sejak dibuka dan dijadikan kolam pemancingan beberapa tahun lalu, para maniak mancing di Kabupaten Kuningan pun ramai mendatangi. Namun sejak dibuka itu lambat laun mulai terlihat sepi pemancing bahkan tidak terurus. Sebab itulah Juli 2017 lalu di oper alih dan dipegang oleh BUMD (Badan Usaha Milik Desa) di bawah tanggung jawab Sofyan Mawardi selaku Kepala Desa Panuwuan dan Casmita (warga setempat) yang dipercaya untuk menjaga dan mengelola Pemancingan Situ Janggala ini. “Sejak dipegang desa, mulai ramai, apalagi saat diselenggarakan lomba mancing dengan hadiah uang dan tiket murah banyak yang ikut,” ujar Casmita yang didampingi Sofyan saat kabarmancing.com datang kesana.

    Untuk menuju Situ Janggala mudah sekali, dari Tol Cipali menuju Cirebon dan keluar di Pintu Tol Ciperna. Setelah keluar tol ada lampu merah lalu ambil jalan ke kanan menuju Kuningan. Setelah melewati Cilimus, tampak Situ Janggala ada di sebelah kiri jalan. Mudahkan. Ya, Situ Janggala tampak mencolok dan mudah dijangkau, apalagi sekitar Situ Janggala tampak indah dengan latar belakang pemandangan Gunung Ciremai. Udaranya pun sejuk, sepi dan jauh dari keramaian.

    Janggala 1Itulah kabarmancing.com saksikan dan melihat langsung saat berkunjung ke Janggala. Ada 2 kolam di Janggala, Kolam A seluas 6000 meter untuk lomba ikan mas yang juga difungsikan setiap harinya untuk kilo gebrus ikan mas dan Kolam B disamping Kolam A digunakan untuk kilo angkat juga ikan mas. Kedua kolam ini buka setiap hari. Kolam A untuk lomba luas sekali bisa menampung 100 pemancing. Ya, dari obrolan dengan Casmita, Kolam A setiap adakan lomba dibuka 100 lapak. “Kami selalu buka seratus lapak setiap ada lomba besar dengan tiket murah meriah,” ujarnya.

    Untuk mengetahui lebih lanjut, Casmita memberitahu sehari-hari Kolam A dibuka untuk umum dari pagi sampai sore. “Setiap harinya Kolam A dipakai untuk mancing kilo gebrus dari jam 8 pagi sampai jam 12 siang dilanjut lagi jam 1 siang sampai jam 7 sore dengan harga ikan mas Rp 31 ribu per kilonya. Untuk harga ikan tergantung harga pasar, kalau murah ya murah kalau mahal ya mahal, jadi harga ikan mas ngga bisa stabil,” rinci Casmita.

    Janggala 4Luas Kolam A mencapai 6000 meter, kedalamannya 1 meter lebih.  Di sepanjang lapaknya pun sudah dipakaikan atap. Jika ada lomba ke empat sisi Kolam A penuh pemancing karena dua sisi lainnya dijadikan lapak tanpa atap. Uniknya lagi, jika kedua sisi lainnya itu dibuka saat lomba, tidak ada saling sangkut kail dan benang sesama pemancing. Sebab itulah oleh Casmita ke empat sisinya penuh dengan pemancing jika ada lomba besar. Dari uraian Casmita, diberitahu bahwa Kolam A sudah 2 kali gelar lomba besar, yang pertama pembukaan setelah dipegang desa dan event kedua November 2017 lalu dengan bukaan lapak 100.

    Selain Kolam A ada pula dibuat kolam pemancingan lainnya di samping Kolam A tadi yaitu Kolam B yang digunakan untuk mancing kilo angkat ikan mas dan buka setiap hari. Dibanding Kolam B, Kolam A paling ramai didatangi, pasalnya ukurannya setengah dari Kolam A. Di kedua kolam itulah dimanfaatkan oleh desa menjadi tempat untuk wisata mancing dengan cara membendung Situ Janggala dan dijadikan kolam pemancingan.

   Janggala 7“Untuk lomba dan mancing disini umpan bebas mata kail juga bebas,” jelas Casmita. Bagi pemancing yang datang memang kebanyakan warga Kuningan, namun jika ada lomba, pemancing Majalengka, Bandung dan Cirebon berdatangan. Sebenarnya yang membuat betah mancing di Janggala karena pemandangannya yang menarik dengan udara sejuk, angin sepoi-sepoi ditambah lagi Gunung Ciremai terpampang jelas di depan mata dengan puncaknya yang tertutup kabut. Ya, bisa dibilang Jenggala jadi favorit pemancing Kuningan yang ada di kaki Gunung Ciremai.

    Selanjutnya, fasilitas yang ada di Janggala tambah Casmita, ada parkir mobil dan motor yang sudah disiapkan dan aman, toko pancing juga ada diseberang jalan dan kantin, musholla serta toilet di lingkungan Janggala yang siap menerima pemancing yang datang. Penasaran dengan Situ Janggala, ayo datang dan rasakan kesejukan alamnya sambil menunggu umpan disambar.(rambe/foto:dok.kabarmancing.com)

Pemancingan Situ Janggala
Desa Panauwan, Kecamatan Cigande Mekar,
Kuningan, Jawa Barat
Telp : 0857 – 9705 9355

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply