Launching Jersey Mancing Mania Lover’s, Penutup Trip Sambut Ramadhan

Kabarmancing.com, Serang, Banten – Kondisi cuaca yang tidak menentu sejak Januari 2018 sampai bulan ini di Perairan Indonesia tidak mematahkan semangat para angler dari Jakarta. Ya, tim yang menamakan diri Mancing Mania Lover’s (MML) Pusat akan berjibaku melakukan trip Pabelokan di Kabupaten Serang berburu ikan-ikan disana dari tanggal 4-5 Mei 2018 lalu. Selain berburu ikan target ujar Kusmanto, momen trip ini sekaligus launching/peluncuran Jersey Mancing Mania Lover’s dan penutupan trip mancing laut menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.

Menuju spot

    Tim yang terdiri dari Kusmanto Kisman (Owner BajupromosiShop), Dendy, Johan (OJK), Irawan (Permata Bank), Taufik, Vicko (Permata Bank) dan Gafur yang berjumlah 7 pemancing, pun berjanji kumpul di Dermaga Karangantu, Serang yang merupakan titik kumpul dan awal perjalanan menggunakan kapal menuju Pabelokan. Namun setibanya di Karangantu sesuai janji pukul 5 sore, ternyata salah satu rekan mereka terlambat datang dan tiba di Karangantu pukul setengah delapan malam.

    Untuk mempersingkat waktu dikarenakan telat 2,5 jam, Tim Mancing Mania Lover’s pun segera menuju kapal yang akan membawa mereka dengan berbalut jersey Mancing Mania. Semua perlengkapan pancing diangkut begitu juga stok perbekalan makan selama 2 hari. Dibantu ABK, dalam waktu singkat seluruh tim sudah berada diatas KM Nabila Akbar. Kapten kapal bernama Dayat segera memberitahu kapal siap berangkat menuju Pabelokan. Ada 4 ABK dan 1 kapten kapal, total yang ada di dalam kapal jumlahnya 12 orang.

Hasil pancingan kami

    Karena Kapten Dayat sudah berpengalaman spot-spot mana banyak dihuni ikan kapal pun mulai meninggalkan Karangantu. Diperkirakan sampai di spot Pabelokan tengah malam jam 00.00. Selama perjalanan menuju lokasi, tim mempersiapkan segala sesuatunya terutama piranti dengan men-setnya sambil ngobrol ngalor ngidul.

    Tak terasa hanya butuh waktu 4,5 jam tibalah di Pabelokan. Kapten kapal emberitahu segera mengambil posisi masing-masing untuk melempar umpan. Umpan yang dipakai ada jig, ada umpan cumi dengan teknik mancing dasaran. Namun sekitar 2,5 jam mancing disana hasilnya kurang maksimal. Yang narik saat itu hanya Kusmanto dengan 2 ekor barracuda dan 1 ekor kaci-kaci, begitu pula Johan, Dendy, Irawan sama hasilnya yang didapat dengan Kusmanto. Sedangkan rekan lainnya zonk alias nihil belum dapat ikan sama sekali.

Dendy

 

Pindah ke Spot Umum

    Karena spot kurang menantang atas kesepakatan bersama jam 02.30 tim pindah spot ke Pulau Tunda. Tidak butuh waktu lama, jam setengah empat dinihari tibalah disana. Spot yang dituju namanya Spot Umum yang dijadikan lokasi berikutnya. Sesampainya di Spot Umum rekan-rekan sudah tidak sabaran lagi dan langsung menghunjamkan umpannya ke dalam air. Strike pertama dinihari itu dimulai dari Johan dilanjut Vicko, Irawan, Kusmanto, Taufik dan Dendy.

    Vicko yang dikenal spesialis handline dan kurang begitu suka memakai joran dengan semangat dan sigap mengulur senar untuk segera menuntaskan pertarungan. Ikan kaci-kaci, kerapu, kakap merah sukses kami pancing di Spot Umum. Ya, pokoknya hari itu semuanya strike dengan beragam ikan yang disebutkan diatas tadi dengan ukuran/size mulai dari 2,5 kg sampai 3 kg. Lumayanlah.

Irawan

    Masih dengan teknik mancing dasaran menggunakan umpan cumi, dinihari sampai sore keesokan harinya kami putar-putar saja di spot itu. Untungnya lagi hanya kapal kami yang ada disana tidak ada kapal mancing lainnya. Dengan kedalaman air 60 meter lebih, jelang pagi hari arus bawah begitu kencang dan sore hari barulah arus bawah reda. Timah yang dipakai ukuran J8 dan apabila arus kencang menggunakan timah J16. Kondisi cuaca hari itu cerah, laut flat dan mendukung. Di Spot Umum, Tim MML terus memancing sampai jam 3 sore. Semua rekan-rekan MML strike dan fight, dan semuanya pun dapat ikan. Johan berhasil strike dengan kaci-kaci dan barracuda, Vicko dengan kerapu 2 kg dan lainnya pun sama.

    Ya, mancing kami lakoni seharian itu. Di dalam kapal semuanya senang saat strike apalagi kalau ikan yang didapat tarikannya begitu kuat, seluruh tim memberi semangat agar jangan kalah dengan tarikan ikan yang menguras tenaga. Begitulah suasana dalam kapal dari pagi sampai sore hari jam 3. Tidak ada lagi waktu istirahat, semuanya semangat memainkan joran yang meliuk-liuk, deritan ril berdecit dan membuat kami gembira dan gembira sekali hari itu.  

Johan

    Puas dengan tangkapan yang lumayan terkumpul banyak, akhirnya waktu pulang pun tiba. Seluruh ikan dikumpulkan jadi satu. Jam 3 sore kapten kapal memberitahu saatnya kembali ke darat. Perintah dari sang kapten itu pun segera kami menggulung senar dan menghentikan pertarungan dengan ikan-ikan di Spot Umum sekitaran Pulau Tunda. Usai tarik joran, kapal melaju kembali ke Karangantu.  

    Saat menuju daratan, sebenarnya target utama trip ini menuju Pabelokan mengejar ikan Giant Trevally (GT), namun informasi diperoleh untuk mancing GT di Pabelokan harus tiba disana sore hari. Masalahnya kami terlambat dan baru berangkat malam hari. Dampaknya saat tiba di Pabelokan waktu makan GT sudah lewat. Hasilnya tidak ada GT menyambar umpan.

    Dalam perjalanan pulang ke darat, kami banyak bercerita tentang mancing seharian tadi, rasa senang, puas dan gembira serta persahabatan yang kuat, kami curahkan apalagi tidak ada diantara kami boncos dan mabok laut. Dengan jarak tempuh 3,5 jam, malam harinya kapal merapat dengan selamat di Dermaga Karangantu. Setelah menurunkan seluruh perlengkapan mancing berikut ikan didapat, hasilnya setelah dihitung lumayan banyak, ada 21 ekor ukuran 3 kg ikan kaci-kaci dan kakap merah, ukuran 1 kg – 1,5 kg sebanyak 20 ekor ikan kaci-kaci, kakap merah, kerapu dan barracuda. Kemudian hasilnya kami bagi rata.

    Usai sudah trip MML Pusat di Pabelokan dan Tunda. Di ujung trip kami pun berpamitan dengan kapten kapal dan ABK, selanjutnya menuju kendaraan masing-masing dan pulang ke Jakarta dengan hasil tangkapan lumayan banyak. Sampai jumpa trip MML berikutnya.(tim mancing mania lovers pusat/foto:dok:mml)

example banner

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

One Response

  1. TYRASeptember 4, 2018 at 1:48 amReply

    kegiatan positif nih dilakukan sebelum ramadhan tiba, karena kalo saat bulan ramadhan seperti tidak ada yang ingin mancing dengan keadaan panas di siang bolong.

Leave a Reply