Mata Pancing : Ikan Cetar di Perairan Wetar

MP Wetar

Mata Pancing, MNCTV, NTT – Perjalanan berikutnya edisi ini, Mata Pancing melakukan trip ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menuju Perairan Pulau Wetar yang indah mempesona. Tim Mata Pancing yang berangkat ada Muhdi, Yoga dan Vinka. Perjalanan yang sangat jauh dan melelahkan ini akhirnya terbayar saat kaki kami menginjak NTT di wilayah Timur Indonesia. Mata Pancing kali ini akan merasakan serunya menikmati tarikan ikan-ikan perairan dangkal di lepas pantai yang memacu adrenalin saat strike berbagai predator laut dalam.

    Setelah menempuh perjalanan udara selama lima jam, Tim Mata Pancing tiba di Pelabuhan Pantai Maimol, Pulau Alor. “Kami sudah berada di Pantai Maimol yang indah banget,” ujar Vinka semangat. Ya, pulau dengan kondisi kering ini menjadi ciri khas beberapa kepulauan yang ada di wilayah Indonesia Timur. Sementara suasana yang cukup tenang dan damai tampak terlihat dari berbagai aktivitas yang dilaksanakan beberapa warga sekitar.

    MP Wetar 1Rekan-rekan angler yang berasal dari beberapa daerah pun mulai berdatangan dan bergabung  untuk memancing. Setelah semua persiapan selesai, KM. Natalia segera meninggalkan Pelabuhan Pantai Maimol menuju Perairan Wetar. “Yess…ayooo segera melaut,” teriak Vinka.  Nahkoda kapal dipegang oleh Kapten Ndang, pelaut asli dari Sukabumi. Di ruang kemudi berbagai perangkat teknologi canggih menghiasi panel-panel yang memandu kapal menuju spot potensial dengan ikan laut dalamnya. Jelang malam kami sampai di Perairan Wetar dan mencoba eksplor beberapa spot ikan-ikan predator malam hari seperti dogtooth, trevally dan tuna.

    Para angler langsung menurunkan umpan tiruannya berupa metal jig ke dasar laut. Usaha dari Asan dengan memainkan jig-nya sukses hook up seekor ikan. Ril-nya pun ia coba gulung perlahan namun tiba-tiba putus. Selain Asan, umpan Victor sukses mendapat sambaran, tetapi sayang setelah beberapa kali gulungan ril-nya ikan berhasil meloloskan diri.

    Strike selanjutnya menjadi milik Yunus. Sama dengan usaha teman-teman sebelumnya, ikannya berhasil membuat kenurnya putus juga. Demikian pula dengan Baharja dimana saat sukses hook up dan memainkan ril-nya, ikan kembali sukses memutuskan kenur dikedalaman air laut. Peruntungan selanjutnya diraih Romi, seekor ikan berhasil nyangkut di umpan metal jig-nya dan lagi-lagi ikan yang sudah tampak menyerah berhasil meloloskan diri. Luar biasa beberapa dari kami hari itu belum berhasil menaklukkan ikan.

    Kembali percobaan oleh Hokie dengan umpan tiruannya akhirnya sukses menghasilkan strike. Kenurnya sempat nyangkut di senar pemancing lainnya, tetapi dengan sabar dimainkan jorannya untuk memaksa buruannya naik. Akhirnya seekor ikan target tampak di permukaan air. Selain mencoba dengan umpan tiruan, teman-teman juga mencoba dengan live bait. Ikan yang berhasil memutuskan kenur, membuat kami semua kembali menyusun strategi baru, mulai dari mengganti leader yang baru hingga variasi hook yang lebih meyakinkan.

 

Strike, strike dan strike

    Setelah semalaman bermain dengan kenur-kenur yang putus dan mocel. pagi ini suasana cerah menyambut kami di sekitar Perairan Pulau Wetar. Pagi ini teman-teman mencoba memainkan joran-joran popping-nya di sekitar karang-karang dangkal dimana spot-spot karangnya masih terjaga. Kami langsung melemparkan poper-poper andalan. Keuntungan pertama milik Hokie. Joran popping-nya tampak melengkung mengikuti pergerakan ikan yang mencoba menjauh. Namun akhir permainan pun sukses dimenangkan pemancing asal Jakarta ini.

    MP Wetar 3Berikutnya giliran Romi yang umpan poper-nya disambar. Ril kesayangannya terus digulung untuk memaksa ikan mendekat ke arah kapal. Dan seekor GT (Giant trevally) akhirnya merapat ke kapal. Pesta selanjutnya milik Suni. Dengan joran light jig-nya, Suni mencoba mengikuti pergerakan ikan yang mencoba lari ke arah karang-karang dangkal, namun akhirnya seekor GT besar menyerah di pinggir kapal. Kami terus melanjutkan dengan popper. Spot-spot potensial dengan karang dangkalnya menjadi tempat yang seru untuk berburu keluarga GT. Pesta strike terus berlanjut, kali ini giliran Yunus poper-nya sukses disambar dengan naiknya GT.

    Kemeriahan strike terus berlangsung. Semuanya tampak gembira menikmati strike ikan-ikan Perairan Wetar. Yunus sukses me-landed ikan diatas kapal. Hokie pun terus melanjutkan strike-nya dan seekor GT mendarat diatas kapal. Tiba-tiba dari belakang kapal juga terjadi kegaduhan rupanya umpan Baharja sukses berbuah strike seekor tenggiri.

    Atet pun mencoba umpan poper-nya. Tak lama memainkan jorannya seekor ikan terget sukses hook up. Tak memerlukan waktu lama bagi pemancing asal Lampung ini untuk menggiring seekor black GT. Sedangkan di belakang kapal, kali ini giliran umpan Candra berhasil disambar. Dan permainan dimenangkan pemancing asal Bekasi ini, seekor Blue fin trevally sukses landed. Begitu pula dengan Dody, dari atas kapal dengan teknik popping-nya sukses menaklukan seekor red bass.

    Menjelang siang hari tampak kapal warga Pulau Wetar mendekat ke arah kapal kami. ”Saya dengan temen-teman memberikan sebagian hasil pancingan kami ke penduduk. Seru banget semoga bermanfaat. Mata Pancing, Yeess,” ujar Vinka. Setelah beramah tamah, warga pun meninggalkan kapal kami. “Mancing sudah, bagi-bagi ikan sudah, sekarang menikmati indahnya Wetar menikmati sunset.,” kata Vinka.

 

Strike lagi

    Malam harinya, rasa penasaran karena kenur pancing putus terus membuat Vinka semangat untuk memainkan umpan metal jig andalan. Dan akhirnya seekor ikan berhasil hook up di ujung mata kail Vinka. Strike seperti ini cukup memacu adrenalinnya untuk meladeni permainan ikan dan permainan pun sukses dimenangkan dengan naiknya seekor mata belok diatas kapal. “Yee.. saya berhasil. Mata Pancing Yeess,” teriak Vinka.

Menikmati suasana Perairan Pulau Wetar

Menikmati suasana Perairan Wetar

    Selanjutnya giliran Atet umpannya kembali berhasil digondol ikan. Setelah bermain beberapa saat, ending-nya seekor Big eye trevally sukses landed. Malam itu kami strike lagi dan kali ini strike menjadi milik Candra. Dengan sabar ikan terus dipaksanya naik ke permukaan dan pertarungan berakhir dengan mendaratnya seekor mata belok diatas kapal.

    Pesta strike terus berlanjut. kali ini giliran umpan Victor disambar ikan. Joran andalannya tampak melengkung tajam mengikuti irama ikan berenang, namun akhir pertarungan sukses menjadi milik pemancing asal Malaysia ini. Kapten Ndang tak mau ketinggalan untuk menikmati seru-nya strike disekitar Perairan Wetar ini. Dengan sabar Ndang terus menggiring ikan naik ke permukaan dan ending-nya seekor doggie merapat di pinggir kapal.

    Bulan sabit tampak indah malam itu menghiasi langit Perairan Wetar dan keseruan memancing masih terus berlanjut. Kali ini giliran umpan Hokie sukses digasak ikan. Dan tak perlu membutuhkan waktu lama bagi pemancing asal Jakarta ini untuk menaklukkan ikan buruannya. Sementara dari belakang kapal, giliran umpan Baharja yang sukses berbuah strike. Setelah berjuang 15 menit akhirnya seekor hiu tampak mulai mendekat ke permukaan. Suasana ramai pun terjadi di kapal dan si hiu pun akhirnya kami release.

    Malam itu adalah akhir petualangan kami. Ya, bagi kami semua, Wetar banyak meninggalkan kenangan. Sampai jumpa.(tim mata pancing/foto:dok.mata pancing)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply