Tips Mancing Rock Fishing, Teknik & Target Ikan yang Disasar

Cover Rock Fishing

Kabarmancing.com, Jakarta – Mancing karangan atau bahasa kerennya rock fishing menjadi alternatif memancing di pinggir laut yang lebih disukai karena tingkat resikonya lebih kecil dibandingkan harus melaut dengan kondisi laut yang sering bergelombang besar.

    Ya, rock fishing sebagai alternatif memancing di pinggir laut juga sangat menarik dengan petualangan memancing yang sangat menantang dengan sensasi fight yang sering tidak terduga. Bagi pemancing Yogyakarta mancing karangan bukanlah hal aneh, ini disebabkan di wilayah Jogja memiliki hamparan laut luas. Nah, mau tahu apa saja target ikan memancing rock fishing yang ingin didapat dan teknik apa saja yang akan kita gunakan. Berikut ulasannya :

 

1. Dasaran Umpan Besar :

  • Joran surf medium hard – hard dengan panjang 3,9-4,5 m, ril kelas 5000-12000 dan benang PE 50-80 lb.
  • Target ikan adalah kampur/pajung pari, ngangas/kakap merah, kerapu, pogot dan GT
  • Umpan yang digunakan, ikan tongkol yang ukurannya 1 kg (6-3 ekor)
  • Teknik menjahit umpan, gunakan leader fluoro carbon 100 lb sekitar 50 cm untuk tali anak. Hook yang dipakai untuk pengunci gunakan ukuran 3/0 dan untuk hook utama digunakan 5/0 atau lebih sebanyak 2 – 3 pancing. Timah 100 – 120 gr dimasukkan pada tali leader dan dikunci dengan swifle. Kemudian swifel disambung dengan tali anak umpan dan siap digunakan untuk memancing.Tips : Sebaiknya drag dipasang pada 50-80% dari kekuatan benang karena ketika strike maka harus dilawan dengan kuat agar ikan tidak masuk ke dalam karang. Carilah posisi yang aman untuk memancing agar ketika strike posisi pemancing dapat lebih aman dan nyaman.
  • Teknik ini lebih efektif pada malam hari dibandingkan dengan siang hari.

 

2. Dasaran Dengan Umpan Menggantung dengan Timah Dibawah :

  • Joran surf medium hard, Ril 5000-8000, benang PE 30-50 lb
  • Target ikan kerapu, kakap merah, kampur, GT, pogot, dan lainnya.
  • Umpan yang digunakan, ikan kembung, sardine, gurita dan irisan daging ikan.
  • Teknik ini digunakan untuk memancing ikan kecil dan juga untuk memancing ikan besar yang lebih suka menyambar umpan yang melayang di air. Untuk memancing ikan besar dengan menggunakan leader fluoro 80-100 lb sepanjang 50 cm yang diikat pada swifle yang sama dengan tali anak pemberat.
  • Pakailah mata pancing 3/0-5/0 tunggal yang diikatkan pada ujung tali anakan umpan. Tali anak pemberat sepanjang 1-1,5 meter dengan menggunakan timah seberat 80-100 gr (sesuai arus). Untuk memancing ikan kecil pakailah set pancing yang lebih kecil dengan leader 0,3-0,5 dengan mata pancing carbon yang sesuai ikan target. Umpan yang digunakan adalah potongan daging ikan/ ikan kecil dan potongan kaki gurita.
  • Teknik ini dapat dipakai ketika memancing di siang dan malam hari.

 

3. Dasaran Dengan Umpan Melayang di Tengah Air :

  • Joran light tackle panjang 2 – 2,4 m , Reel 4000, benang PE 20 – 30 lb
  • Target ikan dengan teknik ini baronang, ekor kuning, kerapu, pogot, dan lainnya
  • Umpan yang digunakan, irisan daging ikan tongkol atau kembung
  • Pancing di setting dengan timah berada diatas umpan dengan jarak 30 – 50 cm. Turunkan pancing dan diturunkan di bawah tebing sampai di dasar, ketika telah di ulur sampai dasar, maka angkatlah 1-4 meter dan biarkan pancing menggantung sampai disambar ikan.
  • Teknik ini dapat dipakai siang dan malam hari tetapi harus memilih tebing tertentu saja (cekung pada bagian bawahnya) dan dengan air yang cukup dalam.

 

4. Kambangan Malam :

  • Joran surf medium hard panjang 3,9 – 4,5 meter, ril 5000 – 10000, monofilament  0,35 – 0,60 mm 300 – 400 m
  • Target ikan dengan teknik ini adalah pelagis seperti barakuda, tenggiri dan layur.
  • Umpan yang digunakan ikan kembung, sardine, tongkol kecil dan belanak
  • Tekniknya menggunakan sling 30 – 50 lb 7 x 7 sepanjang 20 – 30 cm. Mata pancing yang digunakan 1 atau 2 buah pancing circle hook. Hook dipasang dari bagian ekor menembus di sisi badan ikan dan pada bagian ekornya diikat agar posisi hook stabil pada umpannya. Masukkan nilon ke pelampung yang memiliki lubang di tengahnya sepanjang 2 meter. Pasang batang penusuk pelampung sampai nilon terjepit pada pelampung. Ikat nilon dengan swifle sling yang sudah di set berserta umpan yang dijahit. Pasang stick light pada batang penusuk pelampung agar dapat diketahui posisi pancing dan mengetahui saat umpan di makan ikan. Perhatikan kondisi arah angin, arus air laut dan posisi memancing apakah mendukung untuk memancing dengan pelampung. Lemparkan umpan dan ulur sampai jarak yang diinginkan, jika terdapat beberapa pemancing kambangan sebaiknya posisikan dengan jarak yang berbeda untuk mengetahui posisi masing-masing dan mencegah saling menyangkut. Setting drag sangat ringan pada saat menunggu sambaran. Pada awal sambaran biarkan terlebih dahulu ikan menarik pancing, kemudian setelah 3 – 4 detik, tahan spool dengan tangan dan hook up lah beberapa kali sampai pancing tertancap dengan baik. Kencangkan drag sesuai kekuatan benang (20 – 25 % dari breaking strength) setelah siap fight dengan ikan.

 

5. Kambangan Siang :

  • Joran light tackle panjang 2 – 2,4 meter , Ril 6000 – 8000, nilon 0,25 – 0,3 mm sepanjang 300 – 400 meter.
  • Target ikan Panjo/julung-julung
  • Umpan yang digunakan ikan kecil (7 – 10 cm) seperti teri, sardine kecil, belanak kecil dan kembung kecil.
  • Teknik memancingnya hampir sama dengan kambangan malam tetapi seting yang digunakan lebih kecil. Wire yang dipakai adalah 10 – 20 lb sepanjang 10 – 15 cm dengan pancing tunggal no 1/0 yang dipasang dari buntut ikan menuju bagian sisi ikan. Ikat dengan kuat pada bagian tulang buntut ikan agar posisi umpan lebih stabil kemudian potong bagian buntutnya.semakin samar posisi pemasangan pancing maka akan baik. Masukkan nilon ke lubang pelampung kecil sampai jarak 1 meter dan jepitkan dengan batang penjepit. Ikat set umpan dengan tali pancing dan lemparkan umpan ke laut, ulurkan sesuai jarak yang diinginkan. Pasanglah drag yang amat sangat ringan karena ikan panjo sangat sensitif, jika curiga ia akan membuang umpan dari cucutnya. Tips : Jika terjadi strike biarlah ikan menarik tali pancing hingga berhenti. Strike awal ikan baru menjepit umpan dengan paruh/cucutnya, ketika berhenti pertama ikan akan menelan umpan. Saat berhenti inilah drag dipasang dengan drag ringan dan hook up lah beberapa kali hingga pancing tertancap dengan baik di mulut ikan. Dan lanjutkan strike dengan drag yang ringan saja hingga ikan kelelahan.

    Selamat memancing.(sumber:eko ardi/foto:dok.eko ardi)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply