APSI : Keindahan Dalam Kebersamaan Antar Komunitas di Cipir

Kabarmancing.com, Kepulauan Seribu – Berawal dari ide gagasan ingin mengumpulkan keluarga pemancing dari beberapa komunitas yang ada di Jabotetabek, komunitas mancing dengan sebutan APSI (Angler Pemburu Strike Indonesia) pun menggelar event memancing di laut dengan nama kegiatan ‘APSI Fun Fishing & Family Ghatering’ dengan mengangkat tema bertajuk ‘Keindahan Dalam Kebersamaan’

Juara 1 Daeng Raja (kanan) menerima uang dan piala

    “Tujuan dari kegiatan ini untuk menjalin tali silahturahmi antar keluarga angler agar dapat saling mengenal satu sama lain dan mempererat tali persaudaraan serta kekeluargaan,” ujar Mohamad Rusly selaku Ketua APSI sekaligus ketua pelaksana event. Lokasi kegiatan berlangsung di Pulau Cipir, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara atau lebih dikenal sebagai Pulau Khayangan oleh wisatawan domestik dan mancanegara.

    Acara yang digelar pada hari Sabtu dan Minggu 6 – 7 Oktober 2018 lalu, setiap peserta yang ikut cukup membayar Rp 150 ribu dan Rp 70 ribu jika peserta ada yang membawa tambahan keluarga. Tiket tersebut sudah termasuk ongkos perahu (pulang pergi) dari Pelabuhan Muara Kamal, konsumsi 2 kali dan kupon undian doorprize. Kemudian hadiah yang disodorkan panitia bagi pemenang dengan beragam kategori juara berupa uang tunai masing-masing untuk Juara 1, Rp  2 juta + tropi, Juara 2, Rp 1,5 juta + tropi, Juara 3, Rp 1 juta + tropi serta ada jackpot Rp 500 ribu + tropi bagi angler yang strike ikan buntal. 

Juara Hiburan William Ferdianto dengan pari

    Sementara itu panitia juga sudah menyediakan 3 perahu dari Pelabuhan Muara Kamal, Jakarta Utara untuk memberangkatkan seluruh peserta menuju spot Pulau Cipir dengan jarak tempuh kurang lebih 30 menit dari titik pemberangkatan. Di Hari H, setelah semua peserta kumpul di titik keberangkatan Muara Kamal tepat pukul 4 sore seluruh peserta yang mengikuti event ini bersiap menuju Pulau Cipir. Ya, lebih dari 200 peserta pemancing ikut ambil bagian dalam acara ini.

    Ya, dari data panitia, komunitas yang tercatat ikut antara lain dari JWFC, MDM, MNM, ACL, Ngapax’s Angler, Racoen, Kemaruk Iwak, FA, Rusun Ceria, S2 Depok, MLD, MBFC, PM-GO, KBN, LA, ABC, KMMC, Mancing Ria, JBFC dan Kapals.

    Tidak butuh waktu lama jam 16.30 seluruh peserta tiba di spot Pulau Cipir dan langsung melakukan registrasi. Usai registrasi masing-masing komunitas sibuk memasang tenda untuk bermalam dan mencari titik spot yang diinginkan dengan harapan dapat strike penghuni spot Pulau Cipir. Sesekali terlihat pemandangan sesama angler saling berjabat tangan dan bercanda gurau di sela cuaca yang saat itu cukup bersahabat sambil merasakan angin sepoi-sepoi dan suara ombak yang kejar mengejar menampar karang.

Penggalangan dana Gempa di Donggala & Tsunami Palu

    Waktu terus berjalan dan tak terasa sudah pukul 19.30. Selanjutnya seluruh peserta kembali berkumpul di pendopo Pulau Cipir untuk mengetahui seluruh rangkaian acara dan peraturan perlombaan. Dengan pembukaan MC oleh Riski Hikari yang didampingi Mohamad Rusly kemudian peraturan perlombaan dan rangkaian acara dibacakan dan disimak oleh seluruh peserta. Tidak ingin larut dalam kegembiraan seluruh peserta pun turut mendoakan musibah gempa di Donggala dan Tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, sekaligus menggalang dana. Salah satu komunitas yang ikut JWFC pun melakukan penjualan souvenir yang laba 20%-nya akan disumbangkan untuk peduli Gempa Donggala dan Palu.

    Tak lama berselang pluit panjang terdengar pukul 20.00, pertanda perlombaan dimulai dengan teknik bebas. Peserta pun ada yang menggunakan teknik mancing casting, pelampungan, glosoran dengan berbekal umpan udang hidup dan anak ikan blanak serta perlengkapan ikan tiruan yang dibawa masing-masing oleh para peserta.

Panitia event APSI di Pulau Cipir foto bersama 

    Selain memancing, panitia juga menyediakan menu acara keakraban keluarga bagi peserta yang tidak ikut dalam perlombaan diantaranya api unggun, kuis dan perlombaan yang menarik hingga menambah pengantar suasana larutnya malam karena dengan adanya perlombaan ini menjadi bagian suasana yang hangat dan gelak tawa dari berbagai perlombaan yang lucu dan menarik serta konyol.

Dari kiri ke kanan : Juara 1 dan Juara 2 menerima hadiah uang tunai dan piala

    Esok harinya Minggu pagi, pemandangan sunrise pun tidak terasa bahwa waktu telah menunjukan perlombaan telah selesai. Akhirnya seluruh peserta bergegas dan berkemas menuju pendopo guna mengikuti rangkaian acara pembagian doorprize dan jackpot serta hadiah bagi para pemenang.

Dari kiri ke kanan : Juara Jackpot, Pemenang Hadiah Hiburan dan Pemenang Doorprize 

    “Tidak terasa waktu cepat berlalu. Begitu mengesankan dan terharu meski pun banyak kekurangan dalam penyambutan dan beberapa rangkaian acara lainnya,” terang Mochamad Rusly di akhir acara sebelum penyerahan total penggalangan dana peduli gempa palu sebesar Rp 1.176.000. Di penghujung acara seluruh peserta saling jabat tangan dan menuju dermaga kepulangan untuk kembali ke titik pemberangkatan.(riski hikari/foto:dok.riski hikari) 

  • Juara 1 / Daeng Raja (Grup Mancing Ria) / Ikan Sembilang / 0.56 kg 
  • Juara 2 / Fahri (Grup Kemaruk Iwak) / Ikan Kerapu / 0.54 Kg
  • Juara 3 / Junaidi (Grup Geblek Mancing) / MJ / 0.52 Kg 
  • Juara Jackpot / Nay (Family Angler) / Ikan Buntal
  • Hadiah Hiburan / William Ferdianto (Grup Angler Biang Kerok) / Ikan Pari
  • Hadiah Hiburan Peserta Grup Terbanyak / Mancing Dam Mania
example banner

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply