Tanaya Fishing Club : Silaturahmi Akhir Tahun di Cingreng Kedua TFC

Kabarmancing.com, Tambun, Bekasi – Dalam rangka mengisi kegiatan akhir tahun 2018 dan menyambut datangnya tahun 2019, komunitas yang menamakan dirinya Tanaya Fishing Club yang disingkat TFC menggelar mancing bareng (cingreng) bekerjasama dengan Pemancingan Baraya Afis yang berlangsung di Pemancingan ikan mas pelampungan Baraya Afis di kawasan Perumahan Yapemas, Sumber Jaya, Tambun, Bekasi.

    Cingreng TFC yang terbuka untuk umum dan bukan sebatas anggota saja dilaksanakan hari Minggu, 2 Desember 2018 kemarin dengan tajuk ‘Membina Persaudaraan, Mempererat Silahturahmi’. Ya, seperti diketahui bahwa Tanaya sendiri adalah produk umpan pancing yang dimiliki Erick Himawan selaku Owner Tanaya. Di tangan Erick, Tanaya pelan tapi pasti namanya mulai melambang sejak diluncurkan.

    Nah, untuk lebih mendekatkan diri lagi ke para user atau pengguna, Erick pun membentuk wadah TFC pada bulan Januari 2018 lalu yang tujuannya untuk sharing, berbagi resep serta report bagi pengguna umpan Tanaya. Hasilnya hingga Desember ini jumlah anggotanya terus bertambah dan sudah mencapai ratusan orang. Kemudian oleh beliau selain berselancar di dunia maya, maka diadakanlah cingreng ini untuk menjalin silaturahmi diantara anggota dan saling mengenal lebih dekat melalui kegiatan mancing bersama.

  “Cingreng TFC sudah dua kali digelar, yang pertama Juni 2018 lalu di Pemancingan Bang Jay, Tambun, Bekasi dan kedua di Pemancingan Baraya Afis yang sekarang ini. Peminat dan pengguna Umpan Tanaya mulai meningkat terutama kawasan Bekasi sekitarnya, ini terdata dari permintaan yang terus bertambah,” ungkapnya dengan senang kepada kabarmancing.com yang hadir ke acara tersebut. Ya, permintaan cingreng ini pun dari teman-teman TFC sendiri, karena itulah momen akhir tahun yang pas bagi Erick untuk digelarnya event tersebut.

    Lomba yang dimulai jam 9 pagi sampai jam 3 sore berjalan lancar dan sukses, Semuanya senang dan berharap kapan diadakan lagi cingreng semacam ini di lokasi yang berbeda. Bandrolan tiket dikenakan Rp 250 ribu perlapak satu joran. Hari itu lomba berlangsung di Kolam A dengan jumlah lapak 60. Walaupun ini hanya event cingreng yang tidak meriah namun keakraban diantara pemancing begitu terasa. Di hari itu juga Umpan Tanaya dengan jargon ‘Praktis & Ekonomis’ agar lebih dekat lagi dengan para pemancing oleh Erick dibagikan satu persatu umpan miliknya itu secara cuma-cuma.

Erick Himawan (Owner Umpan Tanaya)

    “Setiap lapak saya bagikan Umpan Tanaya satu-satu. Mereka mau pakai hari itu silahkan kalau tidak ya tidak apa-apa, yang penting pesan dari produk saya ini sudah sampai ke tangan pemancing. Dan ini salah satu promosi saya agar dikenal luas,” ujarnya memberitahu. Ikan yang turun sebanyak 240 kg ikan rame dan 30 kg ikan induk, Ada pula ikan balap sebanyak 60 ekor senilai @ Rp 10 ribu dan doorprize  dari sponsor yang ikut mendukung kegiatan.

    Pasca dimulai, peserta mulai bertarung untuk menang. Walau jalannya cingreng tidak begitu serius enjoy enjoy saja, semuanya menikmati dengan suasana canda dan tawa. Ya, rata-rata pemancing yang ikut didominasi dari kawasan Bekasi dan sekitarnya. Sedangkan hadiah yang disiapkan untuk 4 pemenang ikan terberat dan masing-masing satu juara untuk prestasi kiri kanan berupa uang tunai.

Erick (kiri) serahkan hadiah kepada Juara Induk 1 

    Dengan balutan acara menggunakan nama Tanaya bagi Erick merupakan suatu kebanggaan tersendiri, pasalnya selain pemancing mulai familiar dengan produk tersebut juga baginya penggunaan umpannya simple, tidak usah dicampur dengan bahan lain dan bisa langsung dipakai atau ingin dicampur kroto juga bisa. “Umpan Tanaya saya bikin simple cara pakainya agar pemancing tidak perlu repot lagi cari bahan itu cari bahan ini untuk tambahan lainnya,” ungkapnya di sela lomba berjalan.

    Sambung beliau, sukses di cingreng pertama cingreng kedua ini pun sebenarnya atas desakan teman-teman TFC agar digelar lagi cingreng kedua. Begitu di posting, beberapa hari kemudian lapak penuh. Ya, Erick merasa puas dan bangga bahwa TFC dan produk umpannya tepat sasaran dengan menggelar cingreng dan dibentuknya wadah untuk pemancing dengan nama umpan miliknya itu.

Juara Induk 2 +Total Wil. Ganjil (kiri), Juara Induk 3 (tengah) dan Juara Induk 4 (kanan)

    Siang pun berlalu berganti petang. Jam 3 sore cingreng kedua TFC akhir tahun berakhir. Keluar sebagai juara pertama Kebo dari lapak 01 dengan berat ikan 1,790 kg. Ya, semua pemenang sore itu menerima hadiah uang yang diserahkan Erick. Di akhir kegiatan beliau berharap di 2019 event-event TFC tetap jalan. “Mudah-mudahan tahun depan event seperti ini lebih sering kami adakan dan Umpan Tanaya semakin meningkat penjualannya dan dikenal luas,” paparnya optimis.(rambe/foto:dok.kabarmancing.com)

  • Induk 1 / Kebo / Lapak 01 / 1,790 Kg / Rp 1,250 Ribu
  • Induk 2 / Iskandar / Lapak 27 / 1,530 Kg / Rp 1 Juta
  • Induk 3 / Roi Andika / Lapak 05 / 1,480 Kg / Rp 800 Ribu
  • Induk 4 / Kenceng Kendor / Lapak 60 / 1,400 kg / Rp 600 Ribu
  • Total Wil. Genap / Budi Karyono / Lapak 50 / 20 Ekor / Rp 300 Ribu
  • Total Wil. Ganjil / Iskandar / Lapak 27 / 27 Ekor / Rp 300 Ribu
example banner

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply