Trip SMR Bersama Team BOAT, Jelajahi Gosong Pasir & Gosong Sandal

Kabarmancing.com, Lampung – Trip ke SMR (Sea Mount Reef) masih menjadi favorit tujuan para angler maniak laut untuk merasakan sensasi strike dengan beragam jenis ikan disana. Ya, sejak beberapa tahun belakangan SMR kerap menjadi tujuan utama para pemancing laut dalam. Dan itulah dilakukan sebagian kecil beberapa rekan komunitas BOAT (Blue Ocean Adventure Team) trip kesana.

    Ya, trip ini dilaksanakan pada tanggal 1 s/d 3 April 2019 lalu menuju SMR selama 3 hari dalam rangka menggantikan trip Binuangeun di bulan Maret yang separuh gagal. Dengan dikomandani oleh Regest selaku komandan tim, anggota lainnya yang ikut diantaranya ada Mahesa, Ojie Royani, Sule, Mang Bohay, H. Khaerullah, Krisna Bayu, Fadli, Ferry Gadjrut, Ahmad, Fajar dan lainnya pun siap menuju SMR.

    Salah satu anggota tim Mang Bohay pun menceritakan jalannya trip tersebut kepada kabarmancing.com. Ya, selama 3 hari itu banyak kesan dan cerita bagi mereka seperti hasilnya lumayan bagus, kondisi cuaca yang sangat bersahabat dan semua tim terhindar dari mabuk laut serta lancarnya perjalanan mulai dari berangkat menuju laut hingga pulang kembali ke darat.

    Dimulai awal April 2019 lalu tim berangkat Minggu sore dan janjian untuk kumpul di rest area Tol Jakarta – Merak Km 43 pada jam 22.00 WIB. Setelah semua kumpul, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Lempasing, Provinsi Lampung dengan menyebrang menggunakan kapal feri dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakaheuni. Jam 7 pagi waktu setempat tim sampai di Dermaga Lempasing. Selanjutnya setelah kapal yang akan membawa ke spot tujuan sudah siap di dermaga dan segera seluruh perlengkapan mancing dinaikkan keatas kapal. Tak lama berselang kapal meninggalkan Lempasing menuju spot tujuan.

    Spot yang dituju di SMR adalah Gosong Pasir dan Gosong Sandal. Dengan menggunakan KM Berdikari 8 dengan beragam fasilitas lengkap untuk menunjang keamanan di laut selama dalam perjalanan seperti adanya GPS, Fish Finder, Life Jacket serta kondisi kapal yang full AC dan lainnya, membuat seluruh tim merasa nyaman ditambah lagi dengan ABK dan nakhoda yang berpengalaman, gesit dan cekatan. KM Berdikari 8 yang dikapteni Bowo, selepas Lempasing, kami mulai menikmati perjalanan menuju spot. Dari keterangan Kapten Bowo perjalanan memakan waktu 8 jam ke SMR.

    Keadaan cuaca saat itu bersahabat, bulan dalam keadaan gelap. Selama dalam perjalanan menuju spot kami pasang alat pancing trolling dan menunggu hasilnya. Waktu terus berjalan dan sampai di spot jam 4 sore. Tanpa dikomando semuanya pun mulai mempersiapkan piranti dan umpan masing-masing untuk segera menggempur spot untuk mendapatkan target yang memuaskan. Umpan yang dipakai oleh rekan-rekan selama mancing disana ada yang pakai tongkol dan cumi untuk mancing teknik dasaran.

    Sedangkan teknik mancing yang digunakan trolling, jigging dan dasaran dengan kedalaman laut 90 meter up. Tanpa diduga umpan disambar untuk pertama kalinya dengan teknik trolling dengan umpan rapala sukses disambar tenggiri. Reaksi kami kala itu dan ABK langsung berteriak strike. Suasana dalam kapal tampak riuh dengan hasil pancingan tersebut dan berhasil landed seekor tenggiri.    Ya, di spot yang dikunjungi itu bergantian strike dan ikan paling berat yang didapat barakuda. Selain itu rekan-rekan lainnya juga membuahkan hasil strike tenggiri, barakuda, GT dan lainnya. Selama mancing di SMR tim menginap di kapal untuk mencari target ikan yang diinginkan. Dan kami bersyukur diantara teman-teman selama trip berjalan tidak ada mabuk laut dan tidak ada badai atau gelombang besar. Semuanya berjalan lancar seperti apa kami harapkan sejak kapal berangkat menuju lokasi. Sedangkan ikan didapat lumayan banyak dari beragam jenis. Sesuai kesepakatan bersama jumlah total keseluruhan ikan yang dipancing kami bagi rata.

Inilah hasil pancingan tim di SMR

    Usai sudah trip mancing di SMR dan hasilnya lumayan banyak. Selanjutnya kami angkat jangkar dan pulang kembali ke Dermaga Lempasing dan tiba disana jam 4 sore. Bagi kami trip ini sangat berkesan begitu pula dengan tim yang sangat kompak sekali. Ya, SMR memang menantang dan memukau, salah satu spot yang ajib selain Binuangeun.(seperti yang diceritakan mang bohay kepada kabarmancing.com/foto:dok.tim boat)

example banner

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply