Trip Perbankan di Pulau Tunda. Strikenya Luar Biasa, Tangan Sampai Pegal

Cover Trip Tunda

Kabarmancing.com, Serang, Banten – Trip mancing laut memang mengasikkan, apalagi jika bersama dengan rekan-rekan komunitas atau grup mancing. Kali ini mancing bareng laut pun dilakukan Komunitas Mancing Perbankan atau disingkat KMP. Ya, perbankan yang ikut trip diantaranya Permata Fishing Club (PFC), Asia Fishing Club (AFC) BCA dan Komunitas Mancing OJK.

Strike

Strike 

    Dendy Wardhana (BCA) selaku ketua tim pun mengajak serta rekan-rekan KMP untuk bergabung diantaranya ada Yulianto, Irawan dan Vico (PFC), Dendy, Arief, Hary (AFC BCA), dan Taufik RM, Johan (OJK). Tujuan kegiatan ini ujar Dendy sebenarnya ajang temu kangen dan menjalin silaturahim antar insan perbankan. 

Tim OJK

Tim OJK

    Singkat cerita, trip dilakukan selama satu hari satu malam dari tanggal 7 s/d 8 Juli 2017. Tim berangkat dari Jakarta, Jumat, 7 Juli 2017. Rombongan pertama berangkat jam 8 malam dari Jakarta dan rombongan kedua berangkat dari Serpong jam 11 malam (karena harus menunggu teman-teman OJK yang baru tiba dari Batam). Selanjutnya, rombongan pertama tiba jam 01.00 dinihari dan rombongan kedua tiba jam 01.45. Kami pun berkumpul bersama di Karangantu, Banten Lama, Serang, sebelum menuju seputaran Pulau Tunda

Tim BCA

Tim Asia Fishing Club (BCA)

    Ada 8 orang dari tim perbankan, 3 ABK 3 dan 1 kapten kapal. Tiga spot yang akan dikunjungi berupa karang/tandes berkedalaman 50-60 meter dengan ikan bervariatif seperti kuwe, kaci-kaci, kakap merah, kuniran yang rata-rata ikan karang. Kapal yang digunakan berukuran 3×18 meter, fasilitas 2 kamar (1 kamar kapasitas 4 orang), kamar mandi + toilet jongkok, jaket keselamatan, lampu tembak dan kapasitas mesin besar dengan kapten kapal bernama Musa. Kapal ini sangat bagus dan bersih dengan kapten dan ABK full service.

    Sebelum trip dimulai, kami ketika itu sempat melihat kalender mancing laut melalui kabarmancing.com dan kondisi tanggal 8 Juli kurang begitu bagus karena terang bulan, arus kuat dan pasang tinggi. Tetapi trip tetap dilakukan pada tanggal 7 Juli malam, dimana saat itu kondisi ombak tidak terlalu besar, cenderung bagus dan bulan tertutup awan. Hanya saja arus masih kencang dan membuat kami harus menambah timah agar tidak hanyut. Ternyata arus kuat tidak bertahan lama, sekitar 1 jam kemudian arus berangsur-angsur mereda dan arus sangat bagus untuk mancing. Bisa dikatakan cuaca secara keseluruhan sangat cerah. 

Ikan kerapu yang berhasil dipancing

Ikan kerapu yang berhasil dipancing

 

Spot pertama

    Kapal mulai bergerak menuju lokasi. Selama dalam perjalanan menuju spot kami tidur di kamar yang tersedia. Untuk menuju spot pertama membutuhkan waktu 2,5 jam. Tiba di lokasi pukul 04.30 dan spontan kami langsung menurunkan pancing ke laut. Umpan yang kami pakai cumi, udang dan ikan kembung. Teknik mancing yang digunakan dasaran, grandong/ngoncer dan jigging dengan kedalaman antara 50-60 meter.

    Sejak di spot ini kami menurunkan pancing, arus masih kencang sehingga harus menambah timah agar pancing tidak hanyut. Selama arus deras tak satu pun dari kami strike. Satu jam kemudian arus berangsur reda dan kami segera mengurangi timah agar mancing dapat efektif. Setelah rona merah mentari sudah tampak, satu persatu pancing mulai disambar ikan. Hanya butuh waktu 30 menit secara bertubi-tubi umpan kami disambar ikan.

    Tunda 2Pertama kali setibanya di spot yang disambar umpan cumi utuh milik Johan yaitu ikan kuniran setelapak tangan mendarat di kapal. Tak lama umpan cumi utuh Yulianto disambar pari 2 kg. Berturut-turut semua peserta pun strike ikan buruan. Reaksi kami ketika ikan menyambar umpan sangat riuh dan ramai hingga membuat semangat untuk mendapatkan yang lebih banyak lagi. Sampai pukul 9 pagi sambaran mulai reda. Rata-rata ikan di spot pertama yang diperoleh kuwe, kaci-kaci, kuniran, alu-alu, pari dan ikan karang lainya. Setelah lelah olahraga pagi dengan strike penghuni karang dilanjutkan sarapan pagi berupa mi rebus cabe rawit dan sosis. Mantaapp sekali rasanya.

    Tunda 6Di spot ini rata-rata ikan kuniran ukuran 4 s/d 5 jari, kuwe cepa setengah kilo s/d 2 kg, kaci-kaci 1-3 kg, kakap merah 1-3 kg, pari 2 kg, selebihnya ikan karang dan alu-alu. Total kami mendapat ikan 3 cool box besar terdiri dari ikan diatas 1 kg sebanyak 50 ekor lebih (2 cool box) dan ikan dibawah 1 kg sebanyak 1 cool box. Dengan hasil itu suasana kapal sangat ramai, apalagi silih berganti strike. Ya, sering terjadi double, triple, kwaple (4 strike bersamaan) secara bersamaan karena saking ramainya ikan menyambar umpan.

 

Menuju spot 2 & 3

    Selanjutnya kami menuju spot kedua. Sesampainya di spot ini jam 9.30, hanya 4 orang menurunkan pancing yaitu Dendy, Yulianto, Irawan dan Johan. Pemancing lainya istirahat di kamar. Saat semua umpan menyentuh dasaran, langsung disambar ikan penghuni karang. Semua teriak strike secara bersamaan. Ikan yang menyambar rata-rata kuwe cepa, kerapu dan kuniran. Saking ramainya peserta yang terus menerus strike membangunkan peserta lainnya dan langsung bergabung mancing kembali.

Tim Permata

Tim Permata Fishing Club (Bank Permata)

    Ya, baru saja menurunkan umpan, Vico strike dengan handline. Ikan pun terasa sangat berat diangkat dan setelah 10 menit mencoba akhirnya menyerah dengan tangan yang terasa sakit dan menyerahkan handline kepada Kapten Musa. Tak berselang lama ikan mulai terlihat, ternyata seekor kerapu berbobot 10 kg lebih dan segera diganco ABK. Sorak sorai semua peserta bergemuruh. Luar biasa, Parade strike terus berlanjut hingga jam 12.30 dan dilanjutkan makan siang dengan menu ikan goreng hasil tangkapan. Untung saja saat kami mancing tidak ada yang mabuk laut apalagi badai atau gelombang besar tidak ada sama sekali dan ditambah lagi cuaca bagus di lokasi walau di kalender mancing kurang bagus.

    Setelah makan siang kami lanjutkan menuju spot ketiga dan tiba jam 2 siang. Kami langsung menggempurnya dengan umpan cumi utuh dan udang. Vico mengawali strike kakap merah size 0.5 kg. Berturut-turut kakap merah beraneka ukuran terangkat semua peserta dan hasilnya ada yang size 1-2 kg. Arus juga sudah mulai kencang sehingga membuat peserta ekstra kerja keras untuk mengangkat ikan ke kapal. Kuwe lilin, kuwe cepa, alu-alu dan jenaha menambah isi coolbox kami. Hampir semua peserta berhasil strike ikan yang disebutkan diatas dan ikan yang berukuran besar hanya kerapu, selebihnya putus (sempat beberapa kali strike ikan besar). Total keseluruhan ikan didapat, diatas 1 kg lebih dari 50 ekor dan di bawah 1 kg sebanyak 1 coolbox.

    Puas dengan hasil pancingan hari itu, jam 4 sore kami putuskan kembali ke darat dan tiba di Dermaga Karangantu jam 18.30. Bagi kami trip semalam itu sangat berkesan sekali, strike-nya luar biasa, bertubi-tubi dan semua peserta berhasil strike. Hasilnya tangan kami pun terasa pegal-pegal. Ya, semoga di lain waktu kami bisa kembali dengan hasil yang memuaskan.(yulianto pfc/foto:dok.kmp)  

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply