Betawi Ghiroh Mancing : Santuni Anak Yatim, Beramal & Berbagi Rezeki

Effendi (kanan) serahkan santunan anak yatim di lokasi acara

Kabarmancing.com, Lenteng Agung, Jakarta Selatan – Sesuai jadwal agenda yang sudah tercatat, komunitas mancing Betawi Ghiroh Mancing (BGM) tetap melanjutkan mancing bulanan di 2019. Bulan Januari kemarin sudah berjalan di Pemancingan Bambon, Lenteng Agung, Jakarta Selatan dan Februari ini di minggu ketiga masih tetap dilaksanakan di Bambon.

Berita Terkait : Betawi Ghiroh Mancing : Juara Itu Biasa, Silaturahminya yang Luar Biasa

    Ya, Sabtu, 16 Februari 2019 kemarin BGM kumpul lagi mancing bareng sesama anggota. Selain melakukan kegiatan mancing, kegiatan BGM ujar Ketua Pelaksana Acara, Oge, juga melakukan kegiatan berbagi. Ya, saat istirahat pukul 12 siang dimana seluruh peserta angkat joran, kegiatan berbagi santunan untuk diserahkan kepada anak yatim dilakukan di lokasi acara. “Kegiatan memberikan santunan kepada anak yatim ini sudah kesekian kalinya kami lakukan. Selain senang-senang sembari mancing kami juga peduli dengan berbagi kepada yang membutuhkan. Uang pemberian dari anggota kami sisihkan untuk santunan tersebut,” ujar Oge kepada kabarmancing.com.

    Masih sama seperti acara sebelumnya, tiketnya pun terjangkau Rp 210 ribu perlapak satu joran. Untuk meramaikan dan menyemarakkan kegiatan ini Oge didampingi Effendi, Bob dan Karto Roy menyebutkan ada dukungan sponsor dari luar seperti Umpan Djempol, Panracik, Umpan A1 & A2, OranC, Nabawi Clothing, Pemancingan Bambon dan kabarmancing.com.

Bob (kanan) serahkan doorprize Umpan Djempol

    Lanjut Oge, kegiatan mancing di bulan ini dengan tema ‘Indahnya Berbagi’ adalah ajang kopi darat (kopdar) dan kumpul-kumpul, ketawa ketiwi, senang-senang sambil senda gurau sepuas-puasnya, pasalnya anggota BGM bisa jumpa lagi dan kumpul seperti ini saat kegiatan mancing bulanan. Maklum anggotanya sibuk dengan pekerjaan masing-masing ada yang kerja kantoran ada pula wiraswasta. Sebab itulah untuk tetap menjaga tali silaturahmi dan kesolidan maka setiap bulan sesuai agenda wajib kumpul dan mancing bersama.

Doorprize dari Umpan A1 & A2

    “Pada intinya kami kumpul ini bukan sekedar lomba mancing mengejar hadiah dan juara, melainkan ingin ketemu dengan teman-teman BGM karena sebulan sekali baru bisa jumpa kopi darat. Sehari-harinya kami lewat Grup WA untuk komunikasi. Tapi rasanya kurang afdol jikalau komunikasi di dunia maya, kami juga ingin jumpa sambil senang-senang dan canda gurau,” ungkap Oge yang diiyakan lainnya. Karena mayoritas dari orang Betawi, suasana pun jadi hidup dan ramai. Saling ledek dengan aksen Betawi terdengar. Apalagi saat itu jam istirahat tiba, saling ledek terlontar dari para anggota yang hadir.

Doorprize dari Panracik

    Selanjutnya pukul 12 siang rencananya ada 10 anak yatim datang, namun dari keterangan Effendi selaku penanggung jawab santunan, 4 orang anak yatim yang hadir dari warga sekitar dan 6 lainnya dari warga Cijantung yang diwakilkan anggota BGM. Sementara itu saat penyerahan santunan selain uang, ada sajadah, makanan, sembako dan lainnya, “Setiap anak yang kami berikan santunan ada uang, sajadah, makanan, sembako dan alat tulis. Alhamdulilah semua ini pemberian dari teman-teman di BGM dan sudah kami salurkan dengan baik. Ini adalah bentuk kepedulian kami untuk berbagai ke anak yatim,” ujar Effendi tegas.

    Kembali ke mancing, turun ikan hari itu 150 kg rame dan induk 20 kg. Lapak yang ada di Bambon 56 penuh. Selain berebut ikan rame dan induk ada pula hadiah hiburan ikan balap 200 ekor seharga Rp 5 ribu per ekornya. Ikan balap jelang jam 2 siang pun dinyatakan habis. Dooprize pemberian sponsor juga sudah dibagikan semuanya ke peserta dengan undi lapak. Ada yang dapat umpan, kaos, mug dan lainnya. Ya, lebih banyak umpan yang diberikan sponsor.

Oge (kanan) bersama rekan BGM

    Begitulah dari jam ke jam kumpul BGM yang diwarnai turunnya hujan membuat semua anggota move on menatap ke depan dan berharap semakin solid. Sesuai jargonnya ‘Juara Itu Sudah Hal Biasa, Silaturahmi Adalah yang Luar Biasa‘ hingga saat ini tetap rukun dan harmonis. Tak terasa waktu mancing akhirnya selesai jam 4 sore. Dari keterangan Oge, di bulan Maret minggu kedua mancing bulanan tetap dilaksanakan. “Untuk lokasi masih di musyawarahkan ke semua anggota,” tutup Oge. Sukses untuk BGM.(rambe/foto:dok.kabarmancing.com)

  • Induk 1 / Effendi / Lapak 01 / 1,95 Kg / Rp 1 Juta
  • Induk 2 / Caci / Lapak 14 / 1,92 Kg / Rp 750 Ribu
  • Induk 3 / Ari Bintoro / Lapak 41 / 1,72 Kg / Rp 500 Ribu
  • Induk 4 / Bob / Lapak 44 / 1,54 Kg / Rp 300 Ribu
  • Total Wil. A / Caci / Lapak 14 / 24 Kg / Rp 250 Ribu
  • Total Wil. B / Supardi / Lapak 46 / 17 Kg / Rp 250 Ribu
example banner

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply