Johnny Brojo : Mancing Sejak SD, Tahun 1999 Luncurkan Essen Red Baboon

Kabarmancing.com, Kukusan, Depok – Siapa yang tak kenal dengan Essen Red Baboon. Essen satu ini di kalangan pemancing sangat familiar dengan kehandalannya saat digunakan di kolam pancing. Ya, itulah Essen Red Baboon yang digandrungi para maniak mancing air tawar.

Berita Terkait : Silaturahmi Mancing Bareng Essen Red Baboon Bersama Johnny Brojo

    Ceritanya kabarmancing.com bertemu dengan Johnny Brojo owner Essen Red Baboon di Pemancingan Telaga Kukusan, Depok, saat beliau sedang menggelar event mancing ikan mas. Penampilannya cukup unik, diajak berbincang pun asik, walau usianya tak lagi muda namun gaya anak muda masih melekat di diri Johnny.

    Penasaran ingin tahu lebih jauh perkembangan dan sejarah Red Baboon, Johnny pun bersedia meluangkan waktunya berbincang-bincang seputar essen miliknya itu untuk cerita panjang lebar kepada kabarmancing.com. “Nanti siangan ya kita wawancaranya, saya mancing dulu,” katanya saat bertemu di lapak beliau yang sedang asik mancing.

    Jelang siang kami pun mencari tempat yang asik untuk ngobrol. Dengan santai Johnny memulai perbincangan siang itu. “Saya kenal mancing dari paman saya ketika masih SD. Saya mancing terus sampai saya bisa ngerti sendiri. Dari SD, SMP, SMA saya tidak pernah berhenti mancing di kolam. Setiap ada waktu saya mancing di kolam ikan mas. Ketika itu kolamnya sistem borongan ngga seperti sekarang ini. Kemudian lulus SMA tahun 1981 saya pun bekerja sampai tahun 1997 dimana saat itu terjadi krisis moneter dengan naiknya harga dollar. Di tahun itu pula saya resign dari kantor tempat saya bekerja,” ujar Johnny mengenang.

    Selanjutnya pasca resign Johnny menjadi seorang pengangguran namun di saat itu pula muncul ide untuk terjun ke usaha umpan dan tahun 1999 Essen Red Baboon diluncurkan oleh beliau. ”Setelah resign saya nganggur lalu saya munculkan kembali ide-ide saya yang saya dapat ilmunya selama saya berpetualang di mancing. Tahun 1999 saya mulai mengeluarkan merek Red Baboon. Jadi sejarahnya Red Baboon itu dimulai pada tahun 1999 dan mulai beredar di toko pancing di daerah Bandung,” sambungnya lagi.

Kabarmancing Channel : Semarak Event Red Baboon di Telaga Kukusan

    Kala ditanya apa arti Red Baboon itu, dengan tegas beliau menjawab, “Red Baboon itu ceritanya selama saya mancing galatama di Jakarta, ikan induk besar dinamakan babon sedangkan red-nya itu artinya merah karena ikan babon merah itu ada hadiahnya sebab itu saya namakan Red Baboon,“ lanjutnya tersenyum.

    Kemudian Johnny menceritakan sejak diluncurkan tahun 1999 sampai sekarang ini banyak varian dan aroma Essen Red Baboon yang ia buat, lalu dengan sigap beliau mengatakan aromanya banyak sekali sekitar ratusan. “Varian Red Baboon banyak sekali, sampai saya ngga hafal. Untuk melihatnya dan ingin tahu bisa buka Facebook Red Baboon atau di YouTube Bang Jay Belajar Mancing. Silahkan bergabung di FB-nya untuk mengetahui lebih detail apa saja varian-varian Red Baboon disitu lengkap semua. Untuk belinya bisa di toko online atau toko-toko pancing,” paparnya. Lanjut Johnny selain ikan mas Essen Red Baboon bisa digunakan untuk mancing bawal, patin dan lele.

    Di akhir wawancara Johnny berharap ke depannya Red Baboon semakin banyak digandrungi pemancing. “Saya mengharapkan bagi yang hobi mancing baik itu dia suka dengan Red Baboon atau merek-merek lain saya sangat perduli karena saya sendiri pemancing. Semua pemancing bebas memilih yang dia mau yang penting itu satu kata dari saya, doa saya untuk kita terutama bukan saya membedakan orang-orang karena kita ada di hobi mancing, saya cuma berkirim doa, bersilaturahmi, sama-sama sehat, sama-sama maju dalam usaha dan pekerjaannya dilancarkan semuanya. Itu saja harapan saya, amin,” katanya.

    Untuk kompetitor di essen pun kembali dengan tegas dan lugas beliau menuturkan, “Untuk kompetitor saya tidak memandang suatu kompetitor siapa pun bersainglah secara sehat, biar pemancing bebas memilih jangan sampai terbebani silahkan saja. Saya tidak menganggap merek itu kompetitor saya, karena kalau kita sama-sama berusaha milik itu sudah ada yang mengatur, saling mengirim doa, yang bermain di bidang essen pun punya jalan dan rejekinya masing-masing. Itu saja dari saya,” imbuhnya menutup perbincangan siang itu.   

    Ya, itulah sekelumit cerita perjalanan panjang Red Baboon sampai sekarang. Sukses selalu dan tetap eksis Essen Red Baboon.(rambe/foto:dok.kabarmancing.com)

example banner example banner

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply