Mata Pancing : Serunya Trip Mancing Bareng Insane FC di SMR

cover-mp-smr

Mata Pancing MNCTV, Lampung – Di cerita berikutnya, trip Mata Pancing yang terdiri dari Muhdi, Eri dan Winnie kembali menjelajahi Perairan Sea Mount Reef (SMR) di Provinsi Lampung bersama Insane Fishing Club dari seluruh Indonesia untuk merasakani tarikan ikan-ikan perairan laut dalam serta serunya menaikkan mama doggie di pagi hari.

    Meeting point semua peserta dilakukan di Puri Indah, Jakarta Barat. Sembari menunggu yang belum datang, kami pun mengakrabkan diri dengan saling berbincang. Setelah semua berkumpul dilanjutkan menuju Lempasing, Lampung menggunakan bus. Setelah menempuh perjalanan 6 jam, pagi harinya tiba di Bandar Lampung. Sebelum naik ke kapal, terlebih dahulu sarapan untuk menambah tenaga. Selesai sarapan, kami pun merapat di Dermaga Lempasing.

    logo-baru-mata-pancingSelesai foto bersama dan berdoa, kami langsung naik ke kapal masing-masing. Pada acara mancing kali ini ada 3 kapal digunakan. Setelah persiapan selesai, kapal meninggalkan Pelabuhan Lempasing menuju spot potensial di SMR. Sementara di belakang kapal, teman-teman pemancing tengah sibuk mempersiapkan joran masing-masing. Dari kapal lain tampak terlihat teman-teman yang sedang bergembira.

    Suasana diatas kapal tak kalah seru, pemancing yang tak kebagian tempat di bawah, juga tengah sibuk menyiapkan tackle. Siang harinya, koki kapal menyiapkan menu istimewa. Kami tampak lahap menghabiskan menu yang dihidangkan. Sembari menikmati perjalanan rekan yang lain mencoba mengusir kejenuhan dengan berbagai permainan.

    Tak diduga, dari belakang kapal tiba-tiba terjadi keriuhan. Ya, umpan Zaki Zaman berhasil strike. Pemancing Semarang ini terus menggulung rilnya memaksa ikan segera naik. Akhirnya seekor giant trevally terlihat diatas permukaan air. Tak lama kemudian, giliran umpan Ade sukses disambar ikan kelaparan. Jorannya terlihat melengkung tajam dan seekor GT nampak diatas permukaan laut. Pesta strike saat itu masih berlangsung. Kini giliran Edi membuahkan hasil. Tanpa kenal lelah angler asal Kalimantan Selatan ini terus memaksa ikan naik dari dasar laut dan berbuah seekor GT, “Mata Pancing Yeesss..,” ujarnya senang. Om Fredy yang mencoba memancing sambil duduk santai, kembali mencoba menurunkan umpannya. Tak perlu menunggu lama umpan Om Fredy langsung disambar ikan.

    mp-okTim Mata Pancing, Winnie, terus mencoba memainkan joran andalannya, mengulur dan menggulung. Di bagian belakang kapal, tampak Andy Wijaya mencoba membuat setting-an baru untuk umpan memancing malam hari. Hasil kerja keras Winnie dengan jig kecil berbuah manis, “Sttrrrikkee..,” teriak Winnie untuk segera menaikkan ikan dan seekor lencam babi pun terlihat. “Ini ikan lencam, Mata Pancing Yeeesss…,” ujar Winnie gembira.

    Rekan lainnya, Jamy tak mau ketinggalan, upayanya memancing dari samping kapal tak sia-sia, dengan sigap pemancing asal Cilegon ini terus menggulung ril-nya dan seekor lencam berhasil mendarat diatas kapal. “Ini hasilnya, lumayan,” teriak Jamy.

 

Strike dogtooth tuna

    Kemeriahan mancing di sekitar Muara Teluk Tempurung, Pesisir Selatan kami lanjutkan kembali. Setelah melewatkan malam dengan istirahat, kami mencoba menepi untuk mencari spot ikan karang untuk mengaplikasikan teknik popping. Beberapa angler dengan sigap segera melemparkan umpan popper-nya ke pinggir-pinggir karang guna menggoda ikan. Tiba-tiba terjadi keriuhan, popper milik Indra sukses dihajar. Ikan terus berontak mencoba lari ke bawah kapal. Joran pun harus dipindah ke belakang kapal mengikuti pergerakan ikan. Setelah berjuang keras seekor doggie menyerah di ujung popper-nya.

    Dari kapal sebelah juga terjadi keriuhan. Di sisi kiri kapal umpan Awih sukses digondol. Ikan terus berontak menyeret umpannya ke bawah kapal dan membuat Awih harus bergeser ke bagian depan. Pemancing asal Jakarta ini dengan sabar terus bertarung yang akhirnya dimenangkan Awih dengan naiknya seekor giant trevallyPemancing lainnya Oleq pun tak mau ketinggalan. Dari deretan di belakang kapal, umpannya dihajar ikan. Jorannya terus dimainkan untuk mengimbangi ikan yang berontak. Suasana di belakang yang riuh, kadang bisa membuat tali senar nyangkut dengan senar pemancing yang lain. Dan akhirnya setelah berjuang beberapa waktu GT berhasil landed.

    Ya, pagi hari itu banyak ikan bergerombol mencari menu sarapan. Ikan seperti tongkol, yellow fin tuna dan tenggiri sering terlihat di permukaan menikmati menu ikan-ikan kecil. Beberapa teman pemancing pun strike ikan yang tengah frenzy. Di bagian depan tak ketinggalan, Ahim pemancing asal Banjarmasin ini pun berbuah strike dengan mendaratnya lencam di lantai kapal. Kini giliran Andy Wijaya, dengan jig kecil sukses mengecoh ikan, namun tak perlu menunggu terlalu lama ia menaikkan seekor kurisi hijau ke permukaan air.

    mp-smr-2Pesta strike masih berlanjut. Sekarang umpan Darwin hook up dengan seekor GT. Juga giliran Eri, kameraman Mata Pancing ikutan merasakan strike dan ikan mendarat diatas kapal. “Duh tarikan pertama. Mata Pancing Yeesss..,” kata Eri dengan hasil tangkapannya. Pemancing lainnya  dari depan kapal kembali terjadi strike. Umpan Didik sukses digondol ikan, perlahan Didik terus menggulung benang pancingnya untuk menaikkan ikan ke permukaan dan akhirnya sukses menjadi milik pemancing asal Banjarmasin ini, “Ikan lencam dengan konceran. Mata Pancing  Yeesss…,” teriak Didik.

    Bahkan produser baru Mata Pancing juga ikutan merasakan strike di kapal ini, seekor kerapu berhasil landed. Selanjutnya umpan Andy Wijaya mengecoh ikan yang terus berontak melepaskan diri. Ikan pun memaksa Ketua Insane Fishing Club ini menggeser jorannya ke depan kapal dan akhirnya seekor golden trevally sukses naik ke permukaan. Winnie pun kembali beraksi. Setelah beberapa kali mengulur umpan akhirnya seekor golden trevally landed.

    Hingga malam hari pesta strike di kawasan SMR terus berlanjut, Dari belakang kapal, upaya Steven dengan umpan jig berbuah strike. Dengan sabar pemancing Jakarta ini terus mengimbangi permainan ikan. Seekor doggie tampak naik ke permukaan air. Sampai jelang pagi keriuhan terus berlangsung. Kali ini giliran umpan Mang Lilik yang disambar ikan. Joran andalannya melengkung mengikuti ikan yang mencoba meloloskan diri. Dan akhirnya ikan menjadi milik angler asal Cirebon ini. Yoga pemancing asal Kota Udang ini juga sempat menikmati strike. Ikan pun menyerah dan tampak di permukaan, “Ruby gosong sandal. Mata Pancing Yeess..,” kata Yoga.

    Suasana pagi itu kembali diramaikan dengan ikan tuna sirip kuning yang frenzy di sekitar kapal. Beberapa anglers sukses menaikkannya keatas kapal. Keriuhan pagi itu terus belanjut dan kali ini Eldrid, pemancing asal Palembang mendapatkan strike. Light tackle yang terus melengkung tajam mengimbangi pergerakan ikan di dalam air. “Yeess, yeesss, yeess, doggie besar naik ke permukaan, yeess luar biasa. Woooooww luar biasa sekali. Mata Pancing Yeesss..,” teriaknya dengan senang. Kami semua pun sontak berteriak “Dogtooth tuna. Mata Pancing  Yeess,” atas keberhasilan Eldrid menggaet seekormama doggie. Ya, inilah akhir dari serunya mancing bareng bersama Insane FC di SMR. Mata Pancing Yeesss.(tim mata pancing/foto:dok.mata pancing)

example banner example banner

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply