Jitu : Umpan Ikan Paling Jitu Dari Sukabumi yang Terkenal Se-Indonesia

Kabarmancing.com, Cisaat, Sukabumi – Umpan yang satu ini namanya sudah dikenal akrab di kalangan pemancing. Ya, namanya Umpan Ikan Jitu yang kian memikat hati pemancing khususnya air tawar. Untuk mengetahui lebih jauh sepak terjang usaha umpan ini yang dimiliki H. Dadang Suparman, kabarmancing.com berkesempatan datang untuk melihat langsung bagaimana awal mula Umpan Ikan Jitu bangkit hingga mampu mengumpulkan pundi-pundi uang dalam bisnis umpan pancing.

Berita Terkait : Dadang Suparman : Bos Umpan Ikan Jitu, ‘Jatuh Bangun, Ikhlas, Sabar & Fokus’

    Siang itu sambutan hangat langsung terasa saat Muhammad Ashiddiqi atau disapa Kiki (putra ketiga H. Dadang Suparman) menyambut kedatangan kabarmancing.com di rumahnya di bilangan Cikiray, Cisaat, Sukabumi yang sekaligus merangkap home industry pengolahan umpan. Setelah berkenalan, beliau menerangkan disinilah tempat mengolah, mem-produksi serta mengemas Umpan Ikan Jitu. Ditemani adik bungsunya Ihsan Faturohman di ruang kerjanya, beliau mengawali pembicaraan tentang kapan lahirnya Jitu.

    Tak lama berselang orang tua Kiki, H. Dadang Suparman (pendiri Umpan Ikan Jitu) pun muncul, jadilah generasi pertama dan kedua kumpul untuk menceritakan jatuh bangunnya memperjuangkan dan membesarkan Jitu. “Saya yang melahirkan umpan pellet pertama bernama Jitu di tahun 1989 dengan suka dan duka,” ujar H. Dadang membuka pembicaraan siang itu.

    Ceritanya, dari racikan dan ramuan umpan ini ia dapatkan dari pengalaman mancing. Di tahun 1989 H. Dadang melakukan uji coba selama berbulan-bulan di berbagai kolam pancing berbeda di Sukabumi. Hasilnya pun teruji dan banyak ikan tergaet di mata kail karena suka aromanya. Dari situlah beliau kemudian membagikan ke teman-teman pemancing dan hasilnya pun sama umpan miliknya itu disukai ikan. Sejak itulah terpikir oleh beliau untuk menjadikan usaha umpan menjadi ladang bisnis. Pesanan mulai berdatangan dari hari ke hari, minggu ke minggu, bulan ke bulan dan tahun ke tahun.

H. Dadang Suparman (pemilik Umpan Ikan Jitu)

    Diawali penjualan di kalangan pemancing, lalu H. Dadang mencoba merambah ke toko pancing disekitaran Sukabumi dan lanjut ke toko pancing di luar Sukabumi seperti Bandung, Jakarta, Lampung dan kota-kota lain. Tak disangka permintaan dari toko meningkat tajam, ia pun kewalahan menghadapi. Dibantu sang istri, beliau mampu memenuhi permintaan itu. Setelah 29 tahun berjibaku menjalankan usaha ini hasilnya kabarmancing.com bisa melihatnya secara langsung saat datang ke lokasi. Bayangkan selama puluhan tahun hingga sekarang Jitu menguasai pasar umpan di Indonesia.

    Kemudian di tahun 2009, Kiki mulai terjun menekuni bisnis ayahnya. Dengan kemampuan dan pemikiran yang hi-tech, Kiki menerapkan sistem dan manajemen lebih profesional. “Saya akui sejak dipegang Kiki, Jitu meningkat penjualannya dan pemasarannya meluas dibanding saat saya masih pegang kendali seringkali mengalami fluktuatif,” bebernya.

 

Apa sih kelebihan Jitu

    Dari pembahasan diatas, tentu pemancing akan bertanya dimana sih kelebihan dari Jitu ini. Dengan tegas Kiki menyampaikan hal tersebut mewakili orang tuanya. Pertama, harganya terjangkau yang kedua, cara penggunaannya praktis dan mudah.

Kiki (kanan) dan Ihsan, putra dari H.Dadang Suparman

    Ya, cukup campurkan 1 bungkus Pelet Jitu dengan 3 sendok makan air hangat lalu aduk-aduk sampai rata hingga umpan bisa dibulat-bulat seperti kelerang dan selanjutnya kaitkan umpan dengan kail dan siap digunakan. Atau pun juga bisa dicampur dengan satu butir telur asin lalu aduk dan umpan siap pakai. “Pelet Jitu cocok untuk semua jenis ikan air tawar seperti mas, nila, bawal, patin dan lainnya. Juga dapat dicampur dengan bahan umpan lain seperti kroto, udang, tuna dan essen-essen lainnya. Sudah harganya murah umpannya juga makjoss,” jelas Kiki.

    Tidak hanya bermain di Pelet saja, Jitu juga punya umpan lainnya yaitu, Tepung Ebie Kering (bungkus biru), Kinoy Telor Bebek, Kinoy Murni dan Kinoy Kristal (ketiganya bungkus kuning). Ya, dari 5 varian produk Jitu itu laku di pasaran dan cocok untuk semua jenis ikan air tawar. Tepung Ebie Kering yang bisa digunakan untuk segala ikan air tawar bisa dicampur essen dan bisa pula dicampur dengan Pelet Jitu. Untuk penggunaannya, campurkan 1 bungkus Tepung Ebie Kering dengan 3 sendok makan air hangat lalu aduk-aduk sampai merata hingga umpan bisa dibulat-bulat seperti kelereng selanjutnya kaitkan umpan dengan kail dan siap digunakan.

    Sedangkan Kinoy Murni dan Kinoy Kristal adalah tepung mie berkualitas tinggi. Digunakan sebagai bahan untuk dicampurkan dengan essen dan bahan umpan lainnya seperti kroto, udang, tuna dan lainnya. Ya, penggunaan Umpan Ikan Jitu memang simple dan digandrungi pemancing. Oleh sebab itu pendistribusian Umpan Ikan Jitu masih terus berjalan begitu pula produksinya hingga ribuan bungkus perhari. “Kami sudah ada di toko pancing di sebagian wilayah Indonesia,” pungkas Kiki yang diiyakan Ihsan dan H. Dadang

    Dari keterangan Kiki, untuk Jawa Timur Toko New Trio (Jalan Panglima Sudirman No.14, Kabupaten Lumajang), Toko Graha Sport & Alat Pancing (Jalan Kyai Ilyas No. 23, Kabupaten Lumajang), Toko Kios Levi Pancing (Jalan Soekartio, Yosowilangon, Kabupaten Lumajang) dan Toko Sumber Rejeki (Jalan Mayjen, Soekartio 206, Yosowilangun, Kabupaten Lumajang). Untuk wilayah Jawa Tengah ada di Toko Aneka (Jalan Jend. Soedirman, Purwokerto), Toko Satria (Jalan Tilarso, Yogyakarta), Toko Indoraya (Jalan Gajah, Semarang) dan Toko Langgeng Pancing (Jalan Makam Haji, Solo). Wilayah Lampung diantaranya Toko Asep / Novi (Jalan Pulau Legundi No. 249, Sukarame, Bandar Lampung) dan Toko Ron Ron (Jalan Airan Raya, Bandar Lampung).

    Di bawah naungan PD. Jitu Multi Company, Kiki memperingatkan dan memberitahu bahwa kemasan lama Pelet Jitu sudah tidak di produksi lagi sejak 2013 dan apabila masih beredar di pasaran dipastikan itu produk palsu dan kepada produsen serta penjualnya bisa terjerat hukum jika menjual kemasan lama. Pasalnya ujar beliau, produk Jitu pernah ada memalsukan. Sebab itu Kiki memberitahu kepada produsen umpan ikan lainnya dilarang menggunakan merek Jitu dan juga merek yang menyerupai dengan pelapalan, pengucapan merek Jitu seperti Djitu, Jetu, Jitoe atau dengan merek lain sebagainya yang mirip dengan merek Jitu.

    “Pelanggaran hak merek tindakan melawan hukum. Kepada produsen yang melanggar hak merek Jitu kami akan tindak sesuai dengan hukum berlaku dan dikenakan pada UU Merek No 20 tahun 2016 pasal 100 dan 101. Gambar dan merek JITU pada produk Umpan Ikan Jitu Produksi DS (H. Dadang Suparman) / PD. Jitu Multi Company Cisaat Sukabumi telah terdaftar di Departemen Hukum dan HAM. Mudah-mudahan pemalsu Umpan Ikan Jitu tidak ada lagi,” tegas Kiki berharap menutup pembicaraan sore itu.(rambe/foto:dok.kabarmancing.com-jitu)

Umpan Ikan Jitu

Hub : Azmal (0857 – 2076 6688) / Kasma (0858 – 7195 0500)

Ilham (0857 – 2305 3683 & 0857 – 5420 3888)

Rikman (0858 – 6407 2807)

website : www.umpanikanjitu.com

Facebook : Umpan Ikan Jitu

example banner example banner

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply