Tips Mancing Gurame, Waktu yang Tepat Pagi Hari & Saat Cuaca Teduh

Kabarmancing.com, Jakarta – Ada yang suka mancing ikan gurame? Bagi yang gemar mancing gurame punya alasan tersendiri mengapa menyukainya. Padahal mancing gurame itu cukup menyenangkan. Tarikannya memberikan sensasi tersendiri bagi penggemarnya. Sayangnya, penggemar mancing gurame belum banyak seperti mancing ikan lainnya. Padahal, ikan yang tergolong mahal harganya ini perlawanannya cukup mengesankan.

    Mancing gurame gampang-gampang susah. Sebenarnya tidak susah amat bagi yang mengerti karakternya. Sebagian pemancing ada menggunakan jangkrik atau cacing, ada juga menggunakan belalang sebagai umpan. Namun lebih banyak dipakai pellet merah.

    Di habitatnya gurame merupakan salah satu ikan air tawar yang memiliki badan lebar dan dikenal sebagai ikan yang lambat pertumbuhannya. Jangan heran bila ikan ini harganya cukup mahal. Walau lambat namun gurame mampu hidup tanpa air mengalir.

    Mancing gurame memiliki teknik tersendiri. Soalnya selain di kolam pancing, gurame juga hidup di alam bebas. Di habitatnya ikan herbivora ini memakan dedaunan seperti daun singkong dan pisang. Namun saat dipancing tentu dedaunan tidak digunakan. Biasanya umpan cacing dan jangkrik lebih dominan dipakai. Ada pula menggunakan umpan pellet.

    Ada teknik yang harus diperhatikan saat hendak mancing gurame. Pertama perhatikan soal waktu. Karena ada waktu-waktu tertentu dimana gurame bisa dipancing. Biasanya pagi dan saat cuaca teduh waktu tepat untuk mancing ikan tersebut.

    Perhatikan pula kondisi sekeliling. Mancing gurame memerlukan suasana tenang dan tidak boleh terlalu banyak gerakan. Soalnya ikan ini merupakan salah satu ikan sensitif untuk urusan ini. Teknik yang harus diperhatikan adalah soal penggunaan mata pancing. Umumnya untuk mata pancing yang digunakan terdiri dari satu pancing. Mata kail digantung dan tidak terlalu dekat dengan pelampung. Ada yang menambah pemberat dan ada pula yang membuat mengapung di air.

    Jikalau mancing gurame di alam liar, harus diperhatikan soal lokasi atau spot yang bagus. Pakai senar PE yang kuat. Saat strike, Anda harus berhati-hati soalnya sirip gurame cukup tajam. Gunakan kain saat menangkap ikan tersebut. Habitat gurame di alam liar terdapat di sungai-sungai yang kondisi airnya masih bagus tanpa pencemaran. Umumnya gurame liar berukuran besar.

    Beberapa jenis umpan hidup yang umumnya dipakai, ulat daun pisang, ulat batang bambu, jangkrik, belalang dan capung. Gunakan senar yang kuat dari bahan monofilamen yang berdiameter besar maupun senar braided/PE. Gunakanlah pancing berukuran jangan terlalu besar, contohnya ukuran nomor 4 yang dipasangi rangkaian pancing sepanjang lebih kurang 10 cm yang diikat pada kili-kili dan diberi pemberat/timah bolong di tengah serta sebuah pelampung berjarak kira-kira 1 meter dengan kili-kili.

    Mancing gurame di alam liar baiknya menggunakan sampan atau perahu kecil demi mengurangi getaran akibat gelombang yang ditimbulkan karena karakter gurame yang sensitif. Memancing gurame memerlukan kesabaran mulai saat mencari spot, menunggu umpan disambar hingga penanganan ikan saat strike.

    Disinilah letak keunikan dan daya pikat memancing gurame di alam liar maupun di kolam. Selamat memancing gurame.(jajat/foto:dok.kabarmancing.com)

example banner example banner

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply