*ED-MAN* : Edan Mancing dari Batang, Menyatu Tanpa Batasan Formal

Cover Klub Edman 1

Kabarmancing.com, Cirebon – Di tengah semarak dan hiruk-pikuknya kegiatan mancing massal yang diusung serta dikemas dalam beragam tema oleh berbagai komunitas mancing di tanah air, ternyata ada satu komunitas mancing yang keberadaan dan kiprahnya nyaris luput dari perhatian banyak kalangan yaitu komunitas *ED-MAN* singkatan dari Edan Mancing yang berasal dari Kota Batang, Jawa Tengah.

    Dalam khasanah dunia mancing di tanah air khususnya di Kabupaten Batang, nama komunitas *ED-MAN* belum se-populer atau sebesar komunitas lain yang telah lebih dahulu ada sebelumnya, dan tersebar di berbagai kota di tanah air terutama di Jawa Tengah. Berdirinya komunitas ini berawal dari banyaknya pemancing di Kabupaten Batang yang menghendaki adanya wadah yang dapat mengakomodir keinginan/aspirasi mereka, dalam membangun, menjalin dan membina rasa kebersamaan serta kekeluargaan para pemancing di Batang dan menyatukannya dalam sebuah visi dan misi yang sama.

Anggota "ED-MAN di acara Liga Baramundi 2017

Anggota *ED-MAN* di acara Liga Barramundi 2017

    Dan seperti halnya komunitas lain, anggota komunitas ini juga berasal dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat papan bawah hingga atas seperti, buruh, pengemudi, karyawan swasta, PNS hingga pengusaha besar dan kecil, semuanya menyatu tanpa batasan formal dalam komunitas ini. Yang menarik lainnya dari komunitas ini ialah semangat rasa kekeluargaan, saling pengertian dan kekompakan yang tertanam begitu kuat di sanubari para anggotanya, sehingga berbagai faktor perbedaan pandangan, pemikiran maupun sikap yang cenderung menimbulkan pertentangan atau menghambat perkembangan serta kerukunan di dalam komunitas tersebut dapat dengan mudah dihindarkan/diselesaikan.

    Hal inilah membuat komunitas *ED-MAN* kemudian dinilai banyak kalangan tampak begitu istimewa, solid dan menonjol, baik di hadapan publik maupun dalam kesehariannya.

Solid dan kompak selalu

Solid dan kompak selalu

 

Kepedulian sosial yang tinggi

    Arif Sulistiyanto selaku Ketua *ED-MAN* mengatakan, komunitasnya berdiri bukan sekedar untuk kegiatan mancing bersama, menambah perkenalan atau ramai-ramai mengunggah foto bersama ikan semata, tetapi juga untuk membangun, menjalin dan memperkuat tali silaturahmi, rasa kebersamaan, kekeluargaan, serta membangkitkan rasa kepedulian sosial khususnya kepada para anggotanya dan pemancing lain yang ada di Kabupaten Batang untuk menyatukannya dalam sebuah visi dan misi yang sama. Selain itu, salah satu tujuan berdirinya komunitas ini juga untuk membangkitkan rasa kepedulian sosial, khususnya pada rekan-rekan anggota dan umumnya kepada para pehobi mancing yang ada di Kabupaten Batang dan sekitarnya.

Pesuli sesama pemancing yang terkena musibah

Peduli sesama pemancing yang terkena musibah

    “Bukan usaha mudah bisa menyatukan atau menyeimbangkan, apalagi menjembatani segala bentuk perbedaan yang dimiliki para anggota komunitasnya. Belum lagi jika terkait dengan latar belakang sosial, budaya dan ekonomi anggota yang saling berbeda. Persoalannya pasti akan jadi lebih rumit dan sulit untuk dicerna akal sehat, akibat besarnya pengaruh ego dari masing-masing individu. Sungguh, tidak bisa saya bayangkan sedikit pun bisa berkumpul dan bernaung dalam satu wadah, dengan sekian banyak orang dengan prinsip, latar belakang, budaya dan jalan pikiran masing-masing yang saling berbeda. Namun demikian, yang membuat saya bangga adalah, semangat, jiwa, dan rasa kekeluargaan dari rekan-rekan anggota yang mau saling berbaur dan ringan tangan, tanpa mempersoalkan asal-usul dari mana mereka berasal,“ terang Arif dengan tegas kepada kabarmancing.com.

   Kb Edman 1 Sebagai komunitas pendatang baru yang berdiri 19 Desember 2016 ini, memang belum dikenal luas oleh masyarakat wilayah Kabupaten Batang, namun meski usianya masih belia, ternyata komunitas ini justru berhasil menunjukkan kemampuannya yang tidak hanya mampu memanjakan hobi dengan menggelar lomba atau mancing bareng semata, tetapi juga mampu membangun wawasan dan kepekaan sosial yang tinggi kepada anggotanya, terhadap masyarakat serta lingkungan sekitar.

Arif

Arif Sulistiyanto 

    Salah satu contohnya adalah, aksi peduli sosial berupa pemberian santunan kepada Nasihin (32 tahun), seorang pemancing asal Desa Wonomerto Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, yang mengalami musibah salah satu kakinya hancur dan harus diamputasi, akibat tertimpa pecahan batu gunung berukuran besar, saat sedang mancing di sungai April 2017 lalu.

    Kendati tak satu pun anggota *ED-MAN* yang mengenal korban tersebut, karena dorongan sikap toleransi dan rasa sosial kemanusiaan serta solidaritas tinggi dari anggota terhadap sesama pemancing, maka apa yang dilakukan *ED-MAN* secara spontan ini, bukan hanya menyentuh hati dan membuka mata komunitas mancing dan warga Kabupaten Batang saja, tetapi juga mengundang simpati dan dukungan rekan-rekan komunitas mancing lainnya seperti, Mabbes (Brebes), APEK (Tegal), BMMT (Tegal), BONCOS (Pekalongan), WAC (Weleri), PEMULA (Kendal), KFC (Kendal), BBSC dan MMC (Cirebon).

    ”Disini kami berjuang bersama, bukan hanya sekedar untuk menjadi sebuah komunitas saja, tapi untuk menjadi sebuah keluarga, dimana kami dapat saling melengkapi dan saling memberikan support antara satu dengan yang lain. Karena itu, saya merasa bangga berada di keluarga komunitas *ED-MAN* ini,” ujar Arif senang di akhir wawancara.(m.iskandar.z-cirebon/foto:dok.*ed-man*)

Susunan Pengurus Komunitas * ED-MAN*
Penanggung Jawab : Mustofa A, Mustofa B (Kholil), Pak Tono
Penasehat : Pakdhe Nano, Poniman Nanan
Ketua : Arif Sulistiyanto
Wakil Ketua : Oho Spooner
Sekretaris : Batara
Bendahara : Moyo
Humas : Yusuf
Korlap : Nanang

Sekretariat *ED-MAN*
Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Proyonanggan Utara,
Kabupaten Batang, Jawa Tengah
Telp : 0816 – 577 616 (Arif Sulistiyanto) 
0858 – 7622 7878 (Batara Kamajaya)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply