Mata Pancing : Mini Turnamen Nyama Braya di Kampung Serangan

Cover MP Bali

Mata Pancing MNCTV, Bali – Trip Mata Pancing edisi ini menceritakan serunya mancing bersama para angler Bali di acara Nyama Braya di Kampung Serangan Bali, sambil menikmati serunya tarikan ikan dari atas jukung. Tim Mata Pancing terdiri dari Muhdi, Bagus dan Wini memulai perjalanannya dari Jakarta menuju Bali. Sesampainya di Bali tim menuju daerah Serangan dan Perairan Laut Selatan Bali. Ya. Mata Pancing akan bergabung dengan angler dari sekitar Bali yang mengadakan mini turnamen.

    Hari itu pagi-pagi sekali teman-teman angler sudah berkumpul di Dermaga Serangan untuk melakukan daftar ulang. Panitia dengan sigap melayani peserta yang datang. Sementara di sekitar dermaga, jukung yang mengantarkan peserta sudah siap. “Setelah persiapan usai saya segera menuju jukung dan harus hati-hati jangan sampai terpeleset,” ujar Wini. Wini pun mencari tempat duduk yang nyaman, untuk menghindari cipratan air, juga menjadi tempat yang nyaman untuk istirahat. Tak lama kemudian jukung meninggalkan Pelabuhan Serangan.

    Logo Baru Mata PancingDemikian juga jukung-jukung lain langsung menuju spot andalan masing-masing, sesuai dengan targetnya di Perairan Selatan Bali yang banyak spot potensial berburu ikan pelagis maupun ikan laut dalam. Dibantu juru mudi yang handal masing-masing tim berharap bisa mendapatkan hasil maksimal.

    Pagi menjelang, setengah jam meninggalkan Pelabuhan Serangan pemandangan indah tersaji di sekitar kapal, awan pagi semburat matahari menjadi satu lukisan alam yang indah. Setelah menempuh perjalanan 1 jam sampailah kami di spot pertama untuk berburu ikan target. Disekitar kami ternyata sudah banyak jukung tim lain yang siap berburu ikan-ikan arus deras. Para pemancing segera memainkan jorannya, demikian juga saya yang penasaran sensasi strike di perairan ini. Dengan jig 200 gram saya mencoba berburu ikan-ikan dikedalaman.

 

Pindah spot

    Tiba-tiba dari kapal sebelah terdengar teriakan strike. Kapten Made Ana, sang juru mudi sukses hook-up seekor ikan di ujung kailnya. Dengan sigap Made menggulung rilnya memaksa ikan naik ke permukaan. Ikan di dalam air merepotkan sang juru mudi. Namun akhir pertarungan menjadi milik Made dan seekor hiu naik ke permukaan. Untuk menjaga keseimbangan rantai makanan di kawasan itu hiu dilepaskan kembali.

    Di kapal saya dan teman-teman angler kembali melanjutkan mancing. Umpan pun coba saya ganti dan segera melempar ke dalam air. Demikian juga Pak Gun, umpannya kembali dimainkan di kedalaman laut selatan ini. Namun belum ada tanda-tanda memakan umpan kami. Akhirnya teman-teman memutuskan pindah spot mencoba kemungkinan strike yang lebih besar. Jukung pun segera bergeser ke spot selanjutnya.

    Bersama pemancing di jukung-jukung yang lain kami mencoba peruntungan di spot kedua. Saya melempar umpan ke dalam air. Seperti halnya saya, teman-teman sekapal berusaha menggoda ikan dengan mengganti umpan tiruannya. Mendadak dari jukung sebelah terjadi strike. Umpan metal jig Yono Bethuk berhasil mengecoh ikan yang melintas di bawah kapalnya. Dengan perlahan jorannya terus dimainkan untuk menaikkan ikan ke permukaan. Pertarungan akhirnya dimenangkan Yono dengan naiknya tongkol diatas kapal.

    MP BaliKedalaman air di perairan itu berkisar 80 s/d 100 meter, namun karena arusnya cukup deras para pemancing harus menggunakan umpan metal jig diatas 100 gram keatas. Apalagi mancing di kawasan ini diperlukan stamina dan tenaga lebih, karena selain tantangan gelombangnya, kita harus mampu mengantisipasi memainkan joran dengan umpan cukup berat. Pesta strike selanjutnya milik Alit Aryanti seorang lady angler dari Bali. Penuh kesabaran Alit terus menggulung rilnya. Setelah beberapa saat bertarung seekor tongkol menyerah. Kesibukan juga terjadi di jukung-jukung lain. Ada yang mengganti pirantinya, memperbaiki leader dan PE nya. mengganti metal jig dan sebagainya. Saya masih berusaha untuk segera mendapatkan ikan. Pak Gun juga mencoba memainkan jorannya untuk menggoda ikan.

    Karena belum juga mendapat ikan, sang juru mudi menawarkan spot lain, dengan pindah spot kami mencoba kemungkinan mendapatkan ikan. Jukung yang lain melakukan hal sama ketika ikan tidak mau makan. Saatnya kami mencari spot baru mencari peluang lain. Setelah sampai di spot baru, teman-teman langsung melemparkan umpan jig-nya ke dasar laut. Umpan Pak Gun tiba-tiba disambar ikan. Suasana di kapal sebelah tampak meriah, setelah seorang pemancingnya strike. Seekor ikan berhasil hook up di ujung mata kail Ajik Ngurah Lantang, dengan perlahan rilnya terus digulung untuk menaikkan ikan. Jorannya terlihat melengkung akibat meladeni pertarungan dengan ikan yang berontak. Dan di akhir pertarungan seekor giant trevally tampak menyerah di ujung mata kailnya.

NP 5

 

Ikan ditimbang

    Serunya mancing dilanjut lagi. Saya yang mulai kecapekan mencoba  rehat sejenak untuk mengembalikan tenaga. Sementara teman-teman lain mencoba untuk istirahat di bawah matahari yang mulai menyengat diatas kapal kami. Mendadak dari jukung yang lain terjadi strike. Umpan Adi Ambara sukses mengelabui seekor ikan di bawah kapal. Pemancing asal klub Baliman Angler ini terus memainkan jorannya untuk menaikkan ikan, namun setelah sekian lama tak kunjung naik hingga akhirnya harus digantikan oleh Thor. Thor mencoba menggulung ril sedikit demi sedikit. Namun ikan tak kunjung naik malah semakin menjauh. Setelah bertarung setengah jam ikan berhasil lolos dan mocceelll.

    Hari semakin siang, udara semakin terik. Kami sepakat memutuskan kembali ke Dermaga Serangan. Selain itu batas bagi pemancing untuk segera mengumpulkan hasil tangkapan mulai mendekati waktunya. Meski tak mendapatkan ikan, teman-teman tetap gembira. Akhirnya sampai juga kami di Dermaga Serangan. Demikian jukung yang lain tampak merapat. Masing-masing peserta turun dari jukung membawa hasil tangkapan. Mereka gembira dengan hasil diperoleh dari beberapa spot di sekitar Laut Selatan Bali. Ikan-ikan hasil tangkapan pemancing diserahkan ke panitia untuk ditimbang, diberi tanda siapa anglers-nya dan digantungkan dipajang dihadapan peserta. 

    Menjelang penutupan acara kedatangan para angler semakin banyak. Suasana di sekitar panggung dipenuhi acara menimbang dan menggantungkan ikan. Sementara di meja panitia tim penjurian sibuk melayani kedatangan para angler dan juga penghitungan ukuran ikan. Sementara teman-teman pemancing yang lain duduk-duduk santai sembari berbincang-bincang. Setelah semua peserta kembali ke darat dan hasil tangkapan selesai dihitung saatnya pengumuman para pemenang siapa yang ikannya paling besar.

    Satu persatu para pemenang naik ke atas panggung untuk menerima hadiah. Semua yang terbaik dalam acara ini pun mendapatkan tempatnya masing-masing mulai dari angler hingga juru mudi terbaik. Mata Pancing Yeesss.(tim mata pancing mnctv)

example banner example banner

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply