MMFC : Ikannya 1,5 Ton. Muantabs…Tabs…Tabs…Ipong…Ipong…Kuuuyy

Kabarmancing.com, Cipondoh, Tangerang – Ada yang berbeda di Pemancingan Galapung Tabgha di Kunciran, Tangerang. Hari itu ada gelaran lomba yang diselenggarakan komunitas mancing MMFC (Mancing Mantabs Fishing Community) Sabtu, 22 September 2018 kemarin dengan turun ikan rame sebanyak 1,5 ton. Ya, dari siang sampai jelang Mabgrib tiba semua lapak strike, strike dan strike terus hingga semua peserta kebanjiran ikan di korangnya.

    Jumlah ikan rame yang begitu banyak tentu membuat peserta lomba sangat antusias untuk menghabiskan semua ikan yang ada di kolam. Bayangkan saja pesertanya hanya 52 orang (1 joran) dan ikan di kolam 1,5 ton belum lagi ikan induk di kolam jumlahnya mencapai 3600 ekor. Jumlah ikan sebanyak itu dengan ukuran kolam tidak begitu luas para anggota MMFC sejak saat dimulai dan usai acara semuanya tampak bersemangat dengan hasil ikan di korang yang jumlahnya mencapai ratusan ekor. Luar biasa.

Rangga aka Siliwangi (kiri) dengan ikan 10,35 kg yang gagal masuk timbangan 

    Benny Partono selaku Ketua MMFC menuturkan, di setiap kegiatan mancing lebih difokuskan ke ‘Happy Gentak’ dengan jumlah ikan yang banyak dan dilaksanakan secara Open fishing tournament yang artinya siapa pun bisa ikut diluar anggota MMFC. Disinilah ujar beliau, MMFC lebih mengutamakan gentak ikan dibanding fokus ke juara. “Kegiatan agenda mancing MMFC setiap tahunnya kami lakukan. Untuk kegiatan mancing bersama ini kami selenggarakan hampir setiap minggu di lokasi berbeda hingga luar Jabodetabek,” ujar Benny yang didamping Idon Ketua Bidang Umum MMFC kepada kabarmancing.com di lokasi acara.

    “Biasanya kolam pancing mengajak kami untuk datang ke kolam miliknya dan bekerjasama dengan menggelar event mancing di kolam miliknya dan kami selalu menyambut baik dan berlanjut menggelar acara mancing bareng di kolam tersebut,” lanjut Benny yang juga salah satu pendiri MMFC. Ya, sejak berdiri pada tanggal 9 bulan 9 tahun 2009 anggotanya pun sudah meluas hingga Kalimantan dan Aceh. Uniknya lagi, para anggotanya kebanyakan diatas 45 tahun keatas. Inilah keseruan dimana anggotanya sudah berumur dan jika kumpul dan mancing bersama dijamin rame. Selain itu setiap kegiatan mancing tiket yang dibandrol diatas Rp 3 juta perlapaknya.

Benny Partono (Ketua MMFC)

    Nah, di bulan September ini di minggu ketiga MMFC kumpul lagi dengan mengambil tema ‘Goes to Tabgha, Muantabs…Tabs…Tabs…Ipong…Ipong…Kuuuyy” yang artinya ‘Ipong…Ipong…Kuuuyy’ itu jika dibaca dari belakang ke depan maka akan terbaca ‘Yyuuuk… Ngopi…Ngopi…’ Dengan tiket Rp 1,5 juta (polos) satu joran sebanyak 52 lapak di Tabgha penuh. Diantara peserta tersebut juga hadir seorang komedian ternama, Adul, yang duduk di lapak 48 yang juga anggota MMFC.

Juara Induk 1 (kiri) dengan berat ikan 8,00 kg

    Lomba yang tadinya akan dimulai jam 10 terpaksa molor dan baru start jam 10 48 WIB, dikarenakan banyak anggota MMFC belum tahu Tabgha dan terlambat datang. Ya, sejak lomba dimulai makan ikan bagus sekali. Bukan ikan rame saja, ikan induk juga rakus dan galak makan umpan. Disinilah dari jam ke jam terlihat anggota MMFC begitu sumringah wajahnya dan semangat strike terus tanpa henti. Bahkan dari laporan Daniel (pemilik Tabgha) tiga jam berjalan sudah terangkat 280 ekor induk yang masuk timbangan.

    Yang serunya lagi untuk menentukan juara induk terberat ikan harus makan atau kail kena di mulut, dari lapak 24 atas nama Rangga aka Siliwangi hari itu sedang tidak mujur pasalnya 2 ekor ikan paling berat dan bisa meniban juara satu sementara harus ia terima dengan lapang dada karena ikan pertama 9,60 kg dan ikan kedua 10,35 kg berhasil ia gaet, namun sayang setelah panitia menyaksikan kailnya tidak kena mulut berarti ikan hasil tangkapannya gagal memenangkan juara induk terberat yang masih bertahan di 8,00 kg.

Dari kiri ke kanan : Juara Induk Terberat 2, 3 dan 4 

    Ya, Tabgha memang dikenal dengan ukuran induknya gede-gede hingga 11 kg up. Selama 7 jam pertarungan masih berlanjut seru. Semakin sore perolehan ikan rame dan induk terus terjadi. Begitu pula halnya dengan Benny yang merasakan sensasi mancing ikan-ikan induk di Tabgha pun sedang berusaha ingin mendapatkan ikan diatas 10 kg up.

Dari kiri ke kanan : Juara Induk 5 dan Pemenang Total Prestasi 

    Karena waktu lomba terlambat dimulai menjelang pukul 17,49 di menit-menit terakhir, tarikan ikan masih terus mewarnai. Jam enam sore kurang sepuluh menit lomba dinyatakan selesai. Keluar sebagai pemenang pertama diraih Ade DM II yang bertahan sejak siang hari dengan berat ikan 8,00 kg dari lapak 39. “Ikan induk yang masuk timbangan jumlahnya 459 ekor,” ujar Daniel memberitahu.

Pemenang Total Merah menerima hadiah uang

    Ya, bagi MMFC kegiatan semacam ini akan terus berlanjut dan menjalin hubungan baik sesama anggota dan pemilik kolam pancing. Di akhir lomba Benny dan Idon menyerahkan hadiah kepada para pemenang. Sukses untuk MMFC.(rambe/foto:dok.kabarmancing.com)

  • Induk 1 / Ade DM II / 8,00 Kg / Lapak 39 / Rp 10 Juta
  • Induk 2 / Yudhi Bdg / 7,05 Kg / Lapak 40 / Rp 6 Juta
  • Induk 3 / Abunawas / 6,80 Kg / Lapak 26 / Rp 4 Juta
  • Induk 4 / Jaenal / 6,50 Kg / Lapak 51 / Rp 3 Juta
  • Induk 5 / Aken II / 6,40 Kg / Lapak 03 / Rp 2,5 Juta
  • Prestasi Lapak Kecil / Asep Junior / Lapak 05 / 285 Ekor / Rp 1,5 Juta
  • Prestasi Lapak Besar / Abas / Lapak 36 / 202 Ekor / Rp 1,5 Juta
  • Ttl Merah Lpk Kcl / Romeo 101 / Lapak 01 / 7 Ekor / Rp 1,5 Juta Rp
  • Ttl Merah Lpk Bsr / Jessica aka Bunda Ratu Selatan & Aken I / Lpk 46 & 52 / 6 Ekor / Rp 1,5 Juta
example banner

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply