Marwani : Tadinya Ngga Suka Mancing, Sekarang Jadi Ketagihan

Mawarni 3

Kabarmancing.com, Ciputat, Tangerang  Selatan – Wanita yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga ini dulunya bukanlah pemancing. Ia sama sekali tidak tertarik dengan kegiatan satu ini. Namun sejak 5 tahun lalu, yang tadinya tidak suka jadi suka. Dari pengakuannya, ini akibat ajakan sang suami, Rudi Hermawan seorang maniak mancing yang mengenalkan dunia mancing kepadanya.

    Ya, Marwani atau akrab disapa Ani (37 tahun) saat itu sedang asik mancing di daerah Ciputat. Lapak pojok yang diduduki membuatnya asik memainkan joran saat strike. Dari action-nya ketika strike dan melempar umpan jauh ke tengah kolam pasti bukanlah pemancing amatir. Penasaran, kabarmancing.com mendatangi beliau dan memohon izin untuk berbincang. Untung saja Ani bersedia dan menghentikan sementara mancingnya dan menyerahkan joran kepada kedi. “Dimana kita ngobrolnya,” ujarnya membuka pembicaraan siang itu. Karena tidak ada tempat kami berbincang tepat di belakang lapak beliau.

    Ani orangnya supel banyak cerita kenapa ia dulunya tidak suka menjadi suka yang sekarang sudah menjadi hobi yang tidak pernah ditinggalkan. “Hobi ini tertular dari suami. Sejak itu keinginan mancing terus menggebu,” katanya serius. Awal mulanya, ia sering diajak mancing sang suami setiap akhir pekan, karena beliau tidak suka, selalu menolak ajakan tersebut. Apa mau dikata, suaminya terus mengajak berulangkali hingga ia bosan mendengarnya. Pepatah mengatakan ‘Tak Kenal Maka Tak Sayang” itulah yang terjadi pada dirinya yang akhirnya meluluhkan hatinya.

Ani (kiri) nerpasangan dengan putranya Kanha Parsetya

Ani berpasangan dengan putranya Kanha Prasetya

    “Karena suami ngajak terus, saya ikut ke kolam dan pegang joran. Saat strike pertama berhasil giring ikan ke sisi kolam, disinilah saya menemukan kenikmatan mancing itu luar biasa. Dari situlah saya ketagihan dan terus mancing,” ujarnya mengenang kepada kabarmancing.com. Kesukaannya itu terus berlanjut seiring bergantinya tahun. Ia dan suami setiap minggu menyalurkan hobi yang tak bisa dipisahkan dari dunia mereka.

     “Mancing itu menurut saya refreshing, bisa menghilangkan kejenuhan di rumah dan melatih kesabaran. Tapi bagi orang yang tidak suka mancing beranggapan pernyataan tersebut mengada-ada. Sekali Anda pegang joran dan berhasil gentak ikan, dijamin pasti ketagihan. Kalau sudah ketagihan jangan harap ada obatnya. Itulah yang terjadi pada saya dan tak bisa menghentikan,” tuturnya sambil tertawa.

    Selain mahir dalam mancing, Ani juga belajar bagaimana meracik umpan yang benar. Ia mencari informasi kesana kemari. Setelah banyak belajar dari para pemancing senior ia pun mampu meracik umpan sendiri. Alhasil umpan bikinannya manjur dan sukses membawa dirinya naik podium.

    Ternyata, tidak sebatas ia dan suami saja yang suka mancing, kini giliran anaknya Kanha Prasetya ketularan. Sebagai anak pertama, Kanha kerap berpasangan (tandem) dengan Ani saat mengikuti lomba untuk 2 joran satu lapak. Terkadang jika satu lapak satu joran, Kanha beralih profesi menjadi kedi membantu sang ibu. Ya, suami istri dan anak ini memang tak dipungkiri lagi sangat lekat dan tak bisa dipisahkan dari memancing. “Paling sering setiap minggu, saya, suami dan putra saya mancing di Pemancingan Bazoori, Pamulang,” katanya yang juga anggota komunitas dari JFC Korwil Ciputat.  

    Ketika ditanya apa sih yang dicari dari memancing ini, “Seperti kebanyakan pemancing lain, saya mempunyai kepuasan dalam menarik ikan, melempar umpan, banyak teman dan kebersamaannya begitu kuat saat kumpul,” jelas Ani dengan senyumnya yang khas. Bila dilihat dari prestasinya belumlah seberapa namun Ani tetap konsisten akan terus memancing dan memancing selamanya.(rambe/foto:dok.kabarmancing.com)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply